Kalah dari Jepang pada Laga Pembuka, Timnas Basket Putra Indonesia Harus Bangkit Lawan Korsel

SKOR.id - Awal kurang mulus dicatat Timnas Basket Putra Indonesia pada babak penyisihan grup Asian Games 2026.
Menghadapi tuan rumah Jepang pada laga pembuka Grup A di Aichi International Arena, Kamis (10/9/2026), tim asuhan David Singleton harus menelan kekalahan pahit 53-95.
Awal laga berjalan cukup ketat, dengan tembakan tiga angka Kanechika Ren dibalas oleh dua poin dari Lester Prosper.
Namun, seiring waktu, pasukan Merah Putih mulai kewalahan. Kuarter pertama diakhiri dengan skor mencolok 9-29 untuk keunggulan Jepang.
Baca Juga: Daftar Skuad dan Jadwal Timnas Basket Putra Indonesia di Asian Games 2026
Baca Juga: Presiden Prabowo Siapkan Bonus Rp3 Miliar untuk Atlet Indonesia Peraih Medali Emas Asian Games 2026
Pada kuarter kedua, pemain Indonesia memperlihatkan peningkatan dengan menambah 12 angka.
Hanya saja, Jepang pun tak mengendurkan serangan. Mendapat dukungan penuh publik tuan rumah, mereka mampu menggelontorkan 26 poin.
Timnas Basket Putra Indonesia lagi-lagi menutup kuarter dengan kondisi ketinggalan 21-55.
Memasuki kuarter ketiga, pemain Indonesia terus meningkatkan intensitas serangan. Hasilnya, produksi poin kembali bertambah menjadi 14 poin.
Tapi, lagi-lagi Jepang masih satu level di atas, mampu menjaga konsistensi dengan menjaringkan 20 angka. Alhasil, tuang rumah tetap unggul 75-35.
Dinamika serupa masih terlihat pada kuarter akhir. Yudha Saputera dan kawan-kawan meningkat lagi dengan torehan 18 poin, tapi Jepang pun menggila dengan 23 angka.
Pada akhirnya, Indonesia terpaksa mengakui keperkasaan tuan rumah dengan skor 53-98
Lester Prosper menjadi penampil terbaik untuk Timnas Basket Putra Indonesia dengan 13 poin, empat rebound, dan satu assist, sementara Yudha Saputera menambahkan 12 poin, dua rebound, dan tiga assist.
Kekalahan ini membuat Indonesia terperosok sebagai juru kunci Grup A Basket Putra Asian Games 2026 dengan koleksi satu poin.
Mereka punya catatan sama dengan Arab Saudi, yang juga kalah dari Korea Selatan, tapi kalah selisih poin.
Berikutnya, Jumat (11/9/2026), skuad David Singleton akan melanjutkan perjuangan melawan Korsel.
Ini menjadi laga superpenting untuk menjaga peluang lolos ke perempat final. Mereka harus menang agar kesempatan finis dua besar grup tetap terbuka.
