Home > Super League

Catatan Jean-Paul van Gastel Usai PSIM Yogyakarta Tutup Pramusim dengan Kemenangan

Jean-Paul van Gastel menyoroti penurunan intensitas permainan PSIM saat menaklukkan Deltras FC dalam laga uji coba.
Image
Muhamad Rais Adnan Editor : Muhamad Rais Adnan
Klub Super League: PSIM Yogyakarta. (Grafis: Deni Sulaeman/Skor.id)
Klub Super League: PSIM Yogyakarta. (Grafis: Deni Sulaeman/Skor.id)

SKOR.id – PSIM Yogyakarta mengakhiri rangkaian pertandingan uji coba sebelum Super League 2026-2027 dengan hasil positif. Tim berjulukan Laskar Mataram itu menundukkan Deltras FC Sidoarjo dengan skor 2-0 di Stadion Sultan Agung, Bantul, Sabtu (29/8/2026) malam.

Pertandingan tersebut sekaligus menjadi bagian dari agenda peluncuran tim PSIM Yogyakarta untuk menghadapi musim baru. Ezequiel “Pulga” Vidal tampil sebagai bintang kemenangan setelah mencetak seluruh gol PSIM pada babak pertama.

Sejak laga dimulai, PSIM langsung mengambil inisiatif permainan. Tekanan yang dibangun anak asuh Jean-Paul van Gastel membuat mereka mampu menciptakan sejumlah situasi berbahaya di area pertahanan Deltras.

“Untuk 30 menit pertama, saat mereka memberikan tekanan di awal, kami bermain cukup baik dan mampu menemukan solusinya,” kata Van Gastel, dikutip laman resmi klub.

Baca Juga: Calvin Verdonk Bantu Lille Tahan PSG, Jay Idzes Menang bersama Sassuolo

Baca Juga: Akhir Drama Mees Hilgers di FC Twente, Segera Gabung SC Heerenveen

Namun, kemenangan tersebut tidak membuat pelatih asal Belanda itu menutup mata terhadap sejumlah kekurangan. Van Gastel menilai permainan PSIM mengalami penurunan setelah keunggulan dua gol tercipta.

“Setelah unggul 2-0 kami mulai ceroboh. Babak kedua berjalan terlalu lambat dan tidak banyak aksi terjadi,” ujar pelatih asal Belanda itu.

Menurutnya, situasi tersebut harus menjadi perhatian sebelum PSIM benar-benar memasuki persaingan kompetitif musim 2026-2027. Van Gastel ingin timnya tetap agresif meski sudah berada dalam posisi unggul.

“Saya pribadi lebih suka mereka tetap bermain menekan dan mencari lebih banyak gol. Namun, Deltras juga berusaha mencegah kami mencetak gol lebih banyak, dan kami merasa itu sudah cukup,” tuturnya.

Selain mengevaluasi performa di lapangan, Van Gastel juga mulai memikirkan komposisi skuad yang akan digunakan sepanjang musim.

Pelatih yang pernah menangani Besiktas tersebut mengisyaratkan bahwa jumlah pemain yang dibawa ke setiap pertandingan akan dibuat lebih efisien.

“Sebanyak bisa saya bawa untuk sebuah pertandingan, sekitar 22 sampai 23 pemain,” pungkas Van Gastel.

Sumber: PSIMJogja.id

× Image