Maksimal 3 Pemain Asing, Juara League Cup 2026-2027 Diupayakan Wakili Indonesia di Kompetisi Asia

SKOR.id - Operator kompetisi sepak bola profesional di Indonesia, I.League, memastikan soal penyelenggaraan turnamen pendamping atau Piala Liga bertajuk League Cup 2026-2027.
Seiring beresmya Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) tahunan 2026, baik untuk perusahaan yang menaungi kompetisi kasta tertinggi dan kedua, regulasi League Cup 2026-2027 pun resmi ditetapkan.
League Cup 2026-2027 diketahui akan diikuti 38 tim, yakni 18 klub Super League 2026-2027 dan 20 dari Championship 2026-2027, dimainkan dengan format turnamen, ada keistimewaan tim wakil Indonesia di Asia.
Ajang tersebut bergulir mulai 3 November 2026 dan berakhir pada 19 Mei 2027. Jadwal final akan disesuaikan jika tim finalis merupakan klub Indonesia yang tampil di kompetisi Asia.
Baca Juga: Update Bursa Transfer Super League Menuju Musim 2026-2027
Baca Juga: Championship 2026-2027: Jadwal, Hasil dan Klasemen
Direktur Utama I.League, Ferry Paulus, mengakui sempat ada perdebatan soal regulasi pemain asing, yakni tim Super League meminta diperbolehkan lebih banyak, namun telah dipastikan maksimal tiga.
“League Cup akan kick-off di bulan November. Ini tadi sudah juga mendapat persetujuan, termasuk ada lumayan keras, permohonan untuk bisa memberikan tambahan pemain asing dari tim Super League,” ucapnya.
Untuk lebih meningkatkan persaingan, I.League hendak menjadikan juara League Cup 2026-2027 sebagai salah satu wakil Indonesia untuk kompetisi Asia. Upaya mendorong rencana itu pun sudah dilakukan.
“Kami sebenarnya sudah mengasistensi kepada semua klub bahwa tujuan dari League Cup ini, selain memang ada satu tambahan turnamen atau kompetisi yang baru, kami juga sudah bersurat ke AFC,” kata Ferry.
“Untuk bisa mendapatkan slot pengganti dari kompetisi. Jadi, juara League Cup, kami berharap bisa mendapatkan salah satu slot kontestan di AFC. Mudah-mudahan kita bisa dapat tiga, yang ketiganya dari situ,” ia menjelaskan.
Saat ini, Indonesia memiliki dua slot untuk tampil di kompetisi Asia yang berasal dari juara dan runner-up Super League. Kampiun ke AFC Champions League Two (ACL 2), lebih dulu lewat play-off.
Jika gagal pada kualifikasi tersebut, tim juara berhak mendapat slot di AFC Challenge League, yang juga diperuntukan bagi klub yang berstatus runner-up Super League.
Selain itu, ada pula jatah untuk mengikuti ASEAN Club Championship (ACC) atau Shopee Cup, yang musim ini juga diberikan kepada juara dan runner-up Super League, setelah sebelumnya hendak mengirim tim peringkat tiga dan empat tapi ditolak penyelenggara.
I.League pun sudah bersurat agar juara League Cup 2026-2027 bisa mendapatkan jatah dalam penyelenggaraan ACC musim depan, yang disebut Ferry belum mendapatkan respons dari penyelenggara.
“Penyelenggra. League Cup sudah final. Akhirnya juga semua sudah sepakat dan akan digulirkan menggunakan TV broadcast yang baru,” ia menambahkan dalam jumpa pers usai RUPS PT Liga Indonesia Baru.
“Ini belum bisa kita sampaikan karena masih belum signing, dan exposure-nya akan jauh lebih besar daripada, barangkali yang ada di kompetisi Super League.”
“Kenapa kami bisa bilang lebih besar? Karena ada (tim peserta dari) liga duanya, ada kasta keduanya, ada klub Championship-nya,” Ferry menguraikan pada Rabu (26/8/2026) malam.
