Home > Other Sports

Hitung Peluang Timnas Voli Putri Indonesia Lolos ke Perempat Final AVC Women's Volleyball Continental Championship 2026

Timnas Voli Putri Indonesia akan menghadapi Australia pada laga pamungkas Pool B AVC Womens Volleyball Continental Championship 2026, Rabu (26/8/2026).
Image
Teguh Kurniawan Editor : Teguh Kurniawan
Timnas Voli Putri Indonesia berlaga di AVC Women's Volleyball Continental Championship 2026. Sumber:(Dok. AVC)
Timnas Voli Putri Indonesia berlaga di AVC Women's Volleyball Continental Championship 2026. Sumber:(Dok. AVC)

SKOR.id - Timnas Voli Putri Indonesia berpeluang besar melaju ke perempat final AVC Women's Volleyball Continental Championship 2026.

Itu akan ditentukan pada pertandingan pamungkas Pool B versus Australia di Tianjin Olympic Center Gymnasium, Cina, Rabu (26/8/2026).

Saat ini, skuad asuhan Marcos Sugiyama ada di peringkat kedua, hanya kalah dari Thailand yang sudah memastikan tiket ke babak delapan besar.

Catatan ini sejatinya sudah cukup untuk membawa Indonesia lolos ke fase gugur. Apalagi pesaing terdekat, Kazakhstan, juga kalah 0-3 dari Thailand pada laga terakhir mereka, kemarin.

Namun, posisi Mediol Yoku dan kawan-kawan belum benar-benar aman. Masih ada beberapa skenario pahit yang bisa membuat mereka angkat koper.

Lantas bagaimana hitung-hitungan agar Timnas Voli Putri Indonesia mulus melaju ke perempat final?

Satu hal yang pasti adalah kemenangan. Menumpas Australia, siang nanti, bakal menggaransi jalan ke babak delapan besar sebagai runner-up Pool B.

Tak peduli skornya: bisa telak 3-0, 3-1, maupun fullset 3-2. Sebab, dengan demikian jumlah kemenangan Indonesia dipastikan lebih banyak dari Kazakhstan (2 berbanding 1).

Timnas Voli Putri Indonesia siap berjuang untuk mengamankan tiket ke perempat final AVC Women's Volleyball Continental Championship 2026. (Dok. AVC)
Timnas Voli Putri Indonesia siap berjuang untuk mengamankan tiket ke perempat final AVC Women's Volleyball Continental Championship 2026. (Dok. AVC)

Apakah jika kalah akan langsung tamat? Tidak juga. Seandainya Garuda Pertiwi tumbang 2-3 dari Australia, mereka masih finis di peringkat kedua.

Itu karena Indonesia bakal mendapat satu poin yang membuat mereka unggul dari Kazakhstan. Bahkan, jika dibandingkan dengan tim-tim dari pool lain, pasukan Merah Putih masih aman di zona delapan besar klasemen gabungan.

Persoalan hanya akan muncul ketika Indonesia kalah 1-3 atau 0-3. Jika itu terjadi, Kazakhstan berpeluang besar menyalip.

Kalah 1-3 artinya poin (3) dan rasio set (0,666) kedua tim sama kuat, berikutnya tergantung rasio poin. Saat ini, Kazakhstan masih unggul 0,927 berbanding 0,873 milik Indonesia.

Paling buruk tentu takluk 0-3. Pada titik ini, rasio set Indonesia bakal lebih buruk dari sang rival (3-6 berbanding 4-6), Kazakhstan otomatis naik sebagai runner-up.

Lebih pahit lagi, Australia bisa saja membuat Medi Yoku dan kawan-kawan finis sebagai juru kunci. Tapi itu nanti akan bergantung rasio poin.

Satu-satunya harapan dari situasi terjepit ini adalah berharap Taiwan kalah telak dari Cina pada laga pamungkas Pool A. Dengan demikian, masih ada peluang lolos dari peringkat ketiga grup atau klasemen keseluruhan (delapan besar).

Catatannya, Taiwan harus kalah 0-3 sehingga rasio set mereka tak melampaui Indonesia. Dan, yang paling penting, rasio poin harus lebih besar dari Australia untuk finis ketiga di Pool B.

Hitung-hitungan yang rumit. Oleh sebab itu, jalan paling gampang adalah menang. Hajar Australia tanpa ampun.

Kalah dari Thailand pada laga sebelumnya adalah hal wajar, mengingat ada perbedaan kualitas dengan sang juara bertahan.

Namun, kekalahan bisa menjadi pelajaran serta bahan evaluasi. Medi Yoku dan kawan-kawan harus memanfaatkan itu untuk bangkit, tampilkan permainan apik seperti menggilas Kazakhstan pada laga pembuka.

Sumber: PBVSI

× Image