Home > Super League

Demi Super League 2026-2027, Persib Pindah Stadion untuk Play-off ACL 2

Persib Bandung semula akan menjamu Manila Digger pada play-off AFC Champions League Two 2026-2027 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung.
Image
Taufani Rahmanda Editor : Taufani Rahmanda
Persib Bandung. (Grafis: Deni Sulaeman/Skor.id)
Persib Bandung. (Grafis: Deni Sulaeman/Skor.id)

SKOR.id - Persib Bandung merilis pernyataan resmi klub terkait perpindahan stadion untuk melawan Manila Digger FC pada play-off AFC Champions League Two (ACL 2) 2026-2027.

Pangeran Biru, julukan Persib, dijadwalkan menghadapi tim wakil asal Filipina itu pada 31 Desember 2026. Semula, duel akan digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung.

Namun AFC dan klub memastikan bahwa duel penentu kelolosan ke ACL 2 2026-2027 itu bakal diselenggarakan di Stadion Si Jalak Harupat (SJH), Bandung, dengan tanggal main sama.

Melalui pernyataan resminya, manajemen Persib mengungkapkan bahwa dipindahkannya venue ada kaitannya dengan Super League 2026-2027, yakni demi kesiapan stadion.

Baca Juga: Update Bursa Transfer Super League Menuju Musim 2026-2027

Baca Juga: Srikandi Merdeka Cup 2026: Jadwal, Hasil dan Klasemen Lengkap

"Setelah mempertimbangkan kondisi terkini lapangan serta kesiapan stadion menjelang bergulirnya kompetisi Indonesia Super League 2026-2027, Persib memilih Stadion Si Jalak Harupat sebagai venue pertandingan," tulis klub.

"Keputusan tersebut diambil untuk memberikan ruang yang optimal bagi proses pemeliharaan dan pemulihan rumput GBLA, sekaligus memastikan stadion berada dalam kondisi terbaik ketika Persib memulai kompetisi Super League 2026-2027 menghadapi PSM Makassar pada 6 September mendatang."

"Dengan mempertimbangkan berbagai aspek, termasuk kondisi terkini lapangan GBLA yang masih dalam proses pemeliharaan dan pemulihan, Manajemen PT. Persib Bandung Bermartabat (PT PBB) menilai Stadion SJH merupakan pilihan yang paling tepat untuk pertandingan menghadapi Manila Digger."

"Keputusan ini diambil agar proses pemeliharaan GBLA dapat berjalan secara optimal. Persib tidak ingin memaksakan penggunaan GBLA ketika proses pemeliharaan rumput masih berlangsung," klub menguraikan, Minggu (23/8/2026).

Lebih lanjut Persib menilai keputusannya itu menjadi bagian dari komitmen klub untuk memastikan GBLA berada dalam kondisi terbaik saat digunakan sebagai kandang di empat kompetisi musim 2026-2027.

Bagi Pangeran Biru, menjaga kondisi GBLA saat ini merupakan bagian dari tanggung jawab untuk memastikan stadion tersebut benar-benar siap menyambut perjalanan panjang musim 2026-2027.

"Kami ingin GBLA dapat menjadi rumah Persib yang nyaman dan memberikan kondisi terbaik bagi tim maupun Bobotoh sepanjang kompetisi. Manajemen memahami bahwa GBLA memiliki kedekatan emosional yang kuat dengan tim Pangeran Biru dan Bobotoh," tulis klub lagi.

"Karena itu, perubahan venue untuk pertandingan menghadapi Manila Digger bukan semata-mata keputusan untuk satu pertandingan, melainkan bagian dari pertimbangan yang lebih panjang dalam menjaga kesiapan kandang Persib."

"Kami percaya bahwa memberikan waktu yang cukup bagi proses pemeliharaan GBLA merupakan langkah yang tepat agar stadion ini siap digunakan secara optimal untuk kompetisi Super League," klub menguraikan.

× Image