Home > Esports

Resep Team Liquid ID Mengorbitkan Rookie hingga Jadi Bintang MPL ID

Dalam beberapa musim terakhir, organisasi berjuluk The Cavalry tersebut konsisten memberikan kesempatan kepada para rookie untuk membuktikan kemampuan mereka.
Image
Gangga Basudewa Editor : Gangga Basudewa
Dua pemain Team Liquid ID, Kevin dan Keven, tampil gemilang di pekan pertama MPL Indonesia Season 18. (Grafis Skor.id) Sumber:
Dua pemain Team Liquid ID, Kevin dan Keven, tampil gemilang di pekan pertama MPL Indonesia Season 18. (Grafis Skor.id) Sumber:

SKOR.id - Team Liquid ID (TLID) kembali menunjukkan kepiawaiannya dalam mengorbitkan pemain muda di MPL Indonesia.

Dalam beberapa musim terakhir, organisasi berjuluk The Cavalry tersebut konsisten memberikan kesempatan kepada para rookie untuk membuktikan kemampuan mereka di kasta tertinggi Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) Indonesia.

Sejumlah nama seperti Faviann, AeronShikii, Widy, Kevin, Drichel, Lyoni, hingga Kyou pernah mendapatkan sorotan setelah promosi ke MPL ID. Menariknya, sebagian dari mereka justru belum menunjukkan performa yang terlalu menonjol ketika masih bermain di Team Liquid Academy pada ajang MDL ID.

Situasi tersebut berubah drastis setelah mereka mendapatkan kesempatan tampil di MPL ID. Faviann, AeronShikii, dan Widy bahkan menjadi bagian penting dari skuad TLID yang berhasil menjuarai MPL ID Season 14.

Baca Juga: Daftar Roster Lengkap Semua Tim MPL Indonesia Season 18

Baca Juga: MPL Indonesia Season 18: Hasil, Jadwal, Klasemen Lengkap

Prestasi tersebut menjadi sejarah karena merupakan gelar MPL Indonesia pertama bagi organisasi, sebelum mereka melanjutkan perjalanan hingga menjadi runner-up M6 World Championship.

Konsistensi TLID dalam mempromosikan pemain muda kembali terlihat pada MPL ID Season 18. Keven langsung dipercaya mengisi posisi goldlaner utama dan mampu memberikan dampak positif sejak awal kompetisi. Performanya bahkan membuat sang pemain meraih penghargaan Rookie of the Week pada pekan pertama.

Lantas, apa rahasia TLID dalam mengubah pemain akademi menjadi bintang MPL?

Asisten pelatih TLID, Facehugger, menjelaskan bahwa keputusan promosi pemain tidak dilakukan berdasarkan nama besar maupun popularitas. Manajemen dan staf kepelatihan menggunakan proses trial untuk menentukan pemain terbaik yang dianggap paling siap menghadapi kompetisi.

Menurutnya, perubahan roster yang dilakukan hampir setiap musim juga merupakan bagian dari evaluasi. Pemain yang dianggap mampu memperbaiki kekurangan tim akan mendapatkan kesempatan, sementara performa buruk pada musim sebelumnya menjadi bahan pertimbangan dalam mengambil keputusan baru.

Selain proses seleksi, treatment terhadap pemain menjadi faktor penting. TLID berusaha menciptakan lingkungan yang memungkinkan setiap pemain mengeluarkan kemampuan terbaiknya, baik mereka berasal dari MDL maupun direkrut langsung dari publik.

Pendekatan tersebut membuat TLID tidak terpaku pada catatan masa lalu seorang pemain. Performa yang belum maksimal di MDL bukan berarti mereka tidak memiliki potensi untuk bersinar di MPL ID.

Formula tersebut terbukti menghasilkan sejumlah talenta berkualitas. Dengan keberanian memberikan kesempatan, evaluasi yang konsisten, serta treatment yang tepat, TLID mampu menjadikan proses promosi rookie sebagai salah satu kekuatan utama mereka dalam menghadapi persaingan MPL ID.

× Image