PBVSI Ingin Timnas Voli Putri Indonesia Finis 6 Besar di AVC Women's Volleyball Continental Championship 2026

SKOR.id - PBVSI memberi target finis enam besar kepada Timnas Voli Putri Indonesia di AVC Women's Volleyball Continental Championship 2026.
Kejuaraan elite Asia itu berlangsung di Tianjin, Cina, pada 21-30 Agustus 2026, dengan Indonesia merupakan satu dari 12 tim yang ikut ambil bagian.
Pasukan Marcos Sugiyama tergabung di Pool B bersama Kazakhstan, Australia, dan juga Thailand yang merupakan juara bertahan.
Ketua Umum PP PBVSI, Imam Sudjarwo, menyadari perjuangan untuk memenuhi target tersebut tidak akan mudah.
Pasalnya, tak cuma persaingan fase grup yang ketat, skuad Merah Putih juga akan bertemu para raksasa voli Asia jika mampu lolos ke babak knockout.
Meski begitu, Imam yakin bahwa posisi enam besar dapat diwujudkan. Bahkan, dia berharap Mediol Yoku dan kawan-kawan bisa membuat kejutan dan melaju lebih jauh.
"Target kita masuk enam besar. Lawan kuat, mudah-mudahan target bisa dicapai dan bisa lebih bagus lagi," ujar Imam ketika memberi pembekalan kepada para pemain, pelatih, serta ofisial Timnas Voli Putri Indonesia di Padepokan Bola Voli Jenderal Polisi Kunarto, Sentul, Rabu (19/8/2026) lalu.
Pada kesempatan tersebut, Imam Sudjarwo juga meminta kepada para pemain agar menjadikan semangat perjuangan kemerdekaan sebagai sumber motivasi.
Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dinilai dapat membangkitkan semangat tim untuk berjuang maksimal di Cina.
Ia menjelaskan bahwa kemerdekaan Indonesia diraih melalui proses panjang yang diwarnai perjuangan, pengorbanan, dan persatuan.
Kesadaran untuk bersatu dalam memperjuangkan kepentingan bangsa menjadi salah satu kekuatan penting dalam perjalanan menuju kemerdekaan.
Imam mengingatkan kembali momentum Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928 sebagai salah satu tonggak persatuan bangsa.
Semangat tersebut kemudian menguat hingga Indonesia mampu memproklamasikan kemerdekaan pada 17 Agustus 1945.
Namun, perjuangan tidak berhenti setelah proklamasi. Bangsa Indonesia masih harus mempertahankan kemerdekaan yang telah diperoleh dengan pengorbanan besar.
Nilai perjuangan dan persatuan tersebut, menurut Imam, juga dapat diterapkan oleh Timnas Voli Putri Indonesia.
"Saya meminta seluruh pemain memiliki keberanian, menjaga solidaritas, tidak mudah menyerah, dan tidak menganggap diri kalah sebelum pertandingan benar-benar berakhir," katanya.
"Mental bertanding akan menjadi salah satu aspek penting selain kemampuan teknik dan kondisi fisik. Oleh karena itu, pemain, pelatih, serta ofisial harus memiliki visi yang sama untuk memberikan prestasi terbaik bagi Indonesia," dia menambahkan.
Katrol ranking
AVC Women's Volleyball Continental Championship 2026 juga dibidik sebagai momentum mendongrak posisi Timnas Voli Putri Indonesia di ranking FIVB.
Ya, kejuaraan ini menyediakan bobot 40 poin, lebih besar dibandingkan AVC Women's Volleyball Cup (30 poin).
Harapannya, setelah rangkaian selesai, tim asuhan Marcos Sugiyama bisa merangkak dari peringkat ke-57 dunia yang mereka duduki saat ini.
Tak cuma itu, tiga tim terbaik di AVC Women's Volleyball Continental Championship 2026 juga mendapat tiket ke FIVB Women's Volleyball World Cup 2027.
PBVSI melihat ini sebagai jalan buat Indonesia untuk naik level ke pentas dunia.
Ya, meski enam besar menjadi sasaran awal, Imam Sudjarwo mengingatkan agar para pemain tidak menjadikan target tersebut sebagai batas maksimal.
Dia mengambil contoh keberhasilan Timnas Voli Putra Indonesia di AVC Men's Volleyball Cup 2026.
Saat itu, mereka awalnya hanya dibebani target mencapai semifinal. Namun, performa gemilang membuat Farhan Halim dan kawan-kawan mampu melampaui ekspektasi dan akhirnya keluar sebagai juara.
Menurut Imam, sukses tersebut menunjukkan bahwa target dapat dilewati apabila seluruh anggota tim mampu menjaga kebugaran, kekuatan mental, kekompakan, dan rasa kebersamaan.
"Saya berharap para pemain Timnas Voli Putri Indonesia dapat menikmati setiap laga dengan keyakinan tinggi," ujarnya.
"Semangat Merah Putih diharapkan terus menyertai perjuangan mereka selama menjalani pertandingan di Cina," dia memungkasi.
Sumber: PBVSI
