Home > Tennis

Janice Tjen Lolos Babak Utama US Open 2026, Minimal Bakal Kantongi Rp2,4 Miliar

Janice Tjen dipastikan menjadi salah satu peserta babak utama US Open 2026.
Image
Muhamad Rais Adnan Editor : Muhamad Rais Adnan
Petenis putri Indonesia, Janice Tjen. (Grafis: Yudhy Kurniawan/Skor.id)
Petenis putri Indonesia, Janice Tjen. (Grafis: Yudhy Kurniawan/Skor.id)

SKOR.id - Petenis Putri Indonesia, Janice Tjen, dipastikan langsung lolos ke babak utama US Open 2026. Itu berdasarkan daftar petenis tunggal putri yang dirilis US Open 2026 pada 20 Agustus 2026.

Dalam daftar tersebut, Janice Tjen masuk dalam ranking ke-38. Dia pun dipastikan tidak harus menjalani babak kualifikasi dan langsung tampil di US Open tahun ini.

Sebelumnya pada US Open 2025, Janice harus memulai perjalanannya dari babak kualifikasi. Dia berhasil mendapatkan tiket ke babak utama setelah menaklukkan Varvara Lepchenko, Maja Chwalinska, dan Aoi Ito.

Ketika lolos ke babak pertama, dia membuat hasil mengejutkan dengan mengalahkan Veronika Kudermetova dengan tiga set 6-4, 4-6, 6-4.

Baca Juga: Emil Audero Resmi Masuk Skuad Como 1907 untuk Musim 2026-2027

Baca Juga: Persija Rekrut Striker yang Pernah Bermain di Europa League dan Timnas Swedia

Sayangnya, perjalanan Janice terhenti pada babak kedua setelah dihentikan bintang Inggris, Emma Raducanu dengan dua set 2-6, 1-6.

Meski tersingkir, nama Janice Tjen semakin mencuat dan performanya terus mengalami peningkatan hingga akhirnya kini langsung menembus babak utama US Open 2026.

Turnamen US Open tahun ini akan digelar pada 23 Agustus-13 September 2026. Belum diketahui siapa yang akan menjadi lawan Janice Tjen di babak pertama.

Kompensasi Besar

Sementara itu, Asosiasi Tenis Amerika Serikat (USTA) kembali menawarkan paket kompensasi terbesar dalam sejarah tenis profesional, yang mencapai 108 juta dolar AS pada US Open 2026. Angka tersebut meningkat 20 persen dibandingkan rekor sebelumnya yang tercatat pada US Open 2025, yakni 90 juta dolar AS.

Ini menjadi tahun kedua secara beruntun USTA menaikkan total kompensasi sebesar 20 persen, sekaligus menghasilkan peningkatan total 44 persen dalam dua tahun.

Para pemain di berbagai kategori turnamen akan mendapatkan peningkatan bayaran yang signifikan. Termasuk di antaranya adalah hadiah terbesar sepanjang sejarah Grand Slam untuk juara nomor tunggal putra dan putri di babak utama, yang masing-masing akan menerima 5,5 juta dolar AS.

Sementara itu, pemain yang tersingkir pada babak pertama nomor tunggal akan mendapatkan bayaran sebesar 140.000 dolar AS (sekitar Rp2,4 miliar). Artinya, minimal Janice Tjen bakal mengantongi bayaran senilai tersebut jika langsung tersingkir di babak pertama.

Paket kompensasi tersebut juga mencakup program baru bernama Player Support Program, yang pada 2026 akan dimulai dengan dana awal sebesar 2 juta dolar AS. Dana tersebut akan dibagi secara merata antara pemain putra dan putri.

Langkah bersejarah dan terobosan yang dilakukan hari ini mencerminkan komitmen berkelanjutan serta semakin kuat dari USTA dan US Open untuk mendukung seluruh pemain yang berkompetisi di US Open, khususnya para pemain yang sedang berkembang dan mereka yang berada di peringkat lebih rendah.

CEO USTA, Craig Tiley, mengatakan, “Ini merupakan langkah awal yang signifikan dalam investasi multi-tahun terhadap para atlet. US Open terus berupaya menjadi peluang ekonomi terbaik bagi para pemain sekaligus platform paling bernilai dalam tenis bagi pemain, penggemar, dan mitra,” ucap Craig Tiley, CEO USTA dikutip laman resmi US Open.

“Kami bangga menghadirkan hadiah uang dengan rekor baru dan memperluas manfaat bagi pemain, sekaligus menyediakan platform baru bagi kami untuk bekerja sama dengan para pemain,” lanjutnya.

Sumber: US Open

× Image