S2G Esports Raih Gelar Dunia Kedua, Bigetron by Vitality Finis ke-12 di PMWC 2026

SKOR.id - S2G Esports berhasil menjadi juara PUBG Mobile World Cup (PMWC) 2026 setelah menaklukkan persaingan sengit di babak Grand Finals yang berlangsung pada 14–16 Agustus 2026. Tim asal Turki tersebut tampil konsisten dalam tiga hari pertandingan hingga akhirnya mengamankan gelar juara dunia kedua sepanjang sejarah mereka.
Grand Finals PMWC 2026 mempertemukan 16 tim PUBG Mobile terbaik dari berbagai penjuru dunia. Mereka bersaing memperebutkan trofi serta total hadiah hingga US$3 juta. Menggunakan format Smash Rules, setiap tim harus mengumpulkan Smash Points melalui performa dan kemenangan di setiap pertandingan.
Pada hari pertama, S2G Esports langsung mencuri perhatian setelah mengamankan Winner Winner Chicken Dinner (WWCD) di salah satu pertandingan awal. Nigma Galaxy juga tampil impresif dengan meraih WWCD. Sementara itu, wakil SEA, eArena, menjadi salah satu tim paling konsisten dengan mengamankan dua WWCD dan sempat memimpin klasemen sementara.
Baca Juga: Kapan MPL Indonesia Season 18 Dimulai?
Baca Juga: Piala AFF 2026: Jadwal, Hasil dan Klasemen Lengkap
Persaingan berlanjut pada hari kedua. Nongshim RedForce membuka pertandingan dengan WWCD dan mulai memberikan tekanan kepada tim-tim papan atas. S2G kemudian menemukan momentum dengan mengamankan dua WWCD. Meski demikian, eArena masih mampu mempertahankan posisi teratas klasemen, diikuti Nongshim RedForce dan Aurora Gaming.
Memasuki hari terakhir, persaingan perebutan gelar semakin ketat. Nongshim RedForce kembali mengawali pertandingan dengan WWCD. TIANBA dari China kemudian tampil mengejutkan dengan mengamankan dua WWCD dan mengganggu persaingan di papan atas.
Beberapa tim lain seperti Team Flash, Aurora Gaming, dan Alula Esports Club juga mampu meraih WWCD. Namun, konsistensi S2G Esports akhirnya membawa mereka keluar sebagai juara PMWC 2026.
Sebagai juara, S2G Esports berhak membawa pulang hadiah US$555 ribu. Nongshim RedForce finis di posisi kedua dengan US$293 ribu, sedangkan Aurora Gaming menempati peringkat ketiga dan memperoleh US$210 ribu. Pemain TIANBA, Qzz, dinobatkan sebagai Finals MVP.
Sementara itu, wakil Indonesia Team Vitality atau Bigetron by Vitality harus puas finis di peringkat ke-12. Reizy dan kawan-kawan sempat menempati posisi lima besar pada hari pertama, tetapi performa mereka menurun pada dua hari berikutnya. Meski demikian, Team Vitality tetap membawa pulang total hadiah US$112 ribu atau sekitar Rp1,9 miliar dari Grand Finals dan Group Stage.
