Alarm untuk Jay Idzes dan Sassuolo, Tujuh Kali Kebobolan dalam Dua Laga Uji Coba Terakhir

SKOR.id - Klub Italia, Sassuolo, menutup rangkaian pramusim 2026 dengan catatan yang mengundang perhatian. Lini pertahanan mereka menjadi sorotan setelah kebobolan tujuh gol dalam dua pertandingan uji coba terakhir, sebuah alarm yang perlu segera direspons sebelum kompetisi resmi dimulai.
Sassuolo lebih dulu kemasukan empat gol saat menghadapi Celta Vigo. Setelah itu, tim asuhan Alberto Aquilani kembali kebobolan tiga gol ketika berhadapan dengan Augsburg, 8 Agustus lalu. Dalam laga terakhir tersebut, Sassuolo bahkan harus menerima kekalahan 2-3 setelah sempat berada dalam posisi unggul.
Catatan tersebut tentu tidak ideal bagi Sassuolo, terlebih mereka akan segera menjalani pertandingan kompetitif pertama musim 2026-2027 melawan Cesena pada ajang Coppa Italia, 17 Agustus nanti.
Meski demikian, situasi lini belakang Sassuolo sepanjang pramusim perlu dilihat dalam konteks yang lebih luas. Aquilani belum bisa menurunkan komposisi pertahanan terbaiknya karena sejumlah pemain masih mengalami cedera.
Baca Juga: Piala AFF 2026: Jadwal, Hasil dan Klasemen Lengkap
Jay Idzes menjadi salah satu pemain yang sebelumnya absen karena masalah kebugaran. Bek Timnas Indonesia tersebut kini telah kembali bergabung dalam latihan bersama tim dan secara bertahap diharapkan bisa kembali menjadi bagian penting dari lini belakang Sassuolo.
Selain Idzes, Sebastian Walukiewicz dan Fali Candé juga masih dalam proses pemulihan. Sementara itu, Tarik Muharemovic telah meninggalkan klub untuk bergabung dengan Leeds United.
Kondisi tersebut membuat Aquilani harus menjalani sebagian besar pramusim dengan komposisi pertahanan yang belum ideal. Tidak mengherankan jika koordinasi dan stabilitas lini belakang masih menjadi pekerjaan rumah utama.
Namun, masalah Sassuolo tidak sepenuhnya berada di sektor pertahanan. Dari sisi permainan menyerang, sejumlah pemain justru memberikan sinyal positif.
Darryl Bakola tampil menjanjikan sepanjang pramusim. Pemain yang baru berusia 18 tahun itu memperlihatkan teknik, keberanian, dan ketenangan saat menguasai bola di lini tengah.
Cristian Volpato juga mulai menunjukkan konsistensi. Talenta yang dimilikinya memang bukan hal baru, tetapi performanya pada musim panas ini memberikan harapan bagi Sassuolo. Volpato bahkan mencetak gol saat menghadapi Augsburg.
Vasilije Adzic turut memberikan kesan positif sejak kedatangannya. Pemain anyar tersebut menunjukkan kualitas dan kepribadian yang membuatnya layak untuk terus dipantau ketika kompetisi resmi dimulai.
Meski begitu, performa positif di lini depan belum mampu menutupi persoalan pertahanan yang terlihat sepanjang pramusim.
Sassuolo sebenarnya mengawali rangkaian uji coba dengan hasil meyakinkan setelah menang 22-1 atas Alta Anaunia dan menundukkan Padova 4-1. Namun, setelah itu performa mereka mulai naik turun.
Sassuolo bermain imbang 0-0 melawan Parma sebelum kalah 0-2 dari Trento. Mereka kemudian kembali bermain tanpa gol saat menghadapi Folgore Caratese, sebelum dihantam Celta Vigo 1-4 dan kalah 2-3 dari Augsburg.
Jika hanya melihat hasil, catatan tersebut jelas belum memuaskan. Namun, sejumlah faktor harus dipertimbangkan, termasuk absennya beberapa pemain penting seperti Berardi dan Koné serta kondisi Thorstvedt yang baru kembali beberapa hari sebelum laga terakhir.
Bagi Jay Idzes dan Sassuolo, persoalan terbesar kini adalah bagaimana membangun kembali kestabilan pertahanan sebelum pertandingan resmi dimulai.
Kembalinya Idzes menjadi salah satu kabar positif. Kehadiran bek asal Indonesia tersebut diharapkan bisa membantu Aquilani memperkuat organisasi lini belakang, terutama setelah Sassuolo menunjukkan kerentanan yang cukup jelas sepanjang pramusim.
Di sisi lain, manajemen klub masih memiliki pekerjaan di bursa transfer. Sassuolo disebut membutuhkan setidaknya satu bek tengah baru untuk menambah kedalaman skuad setelah kepergian Muharemovic.
Tujuh gol dalam dua laga memang belum bisa dijadikan ukuran bahwa Sassuolo akan menjalani musim buruk. Namun, catatan tersebut cukup untuk menjadi peringatan bahwa ada persoalan yang harus segera dibenahi.
Apalagi, pertandingan melawan Cesena di Coppa Italia nanti sudah bukan lagi sekadar laga pemanasan. Hasil pertandingan mulai menentukan langkah Sassuolo di kompetisi resmi.
Sumber: Sassuolonews.net
