Jadwal Padat Piala Presiden 2026 Dikritik, Panpel Ingatkan Aturan Rotasi Bebas 12 Pemain

SKOR.id - Jadwal penyelenggaran fase gugur Piala Presiden 2026 yang sangat padat memicu kontroversi.
Jarak antara laga semifinal, Selasa (4/8/2026), dengan final dan perebutan peringkat ketiga, Kamis (6/8/2026), dinilai terlalu mepet.
Pemain dikhawatirkan tak punya cukup waktu untuk memulihkan kondisi dan berisiko cedera karena jeda hanya sekitar 48 jam.
Namun, panitia pelaksana Piala Presiden 2026, coba meredam situasi. Selain mengungkapkan bahwa jadwal sudah mendapat lampu hijau dari AFC, mereka juga menggarisbawahi soal rotasi.
Ya, panpel memberi fleksibilitas maksimal kepada setiap klub untuk melakukan pergantian pemain. Ini demi menjaga kebugaran dan membuka kesempatan merumput bagi seluruh anggota skuad.
Baca Juga: Panpel Piala Presiden 2026 Tegaskan Aturan Rehat 48 Jam dan Rotasi Pemain Sudah Disetujui AFC
Baca Juga: Final Piala Presiden 2026 Dipastikan Tanpa Suporter, Panitia Beberkan Alasannya
"Kami memahami kekhawatiran para pelatih, namun perlu diingat bahwa Piala Presiden 2026 adalah event pramusim yang dirancang untuk memberikan jam terbang kepada pemain-pemain," kata Wakil Ketua Pelaksana Piala Presiden 2026 Bidang Kompetisi, Risha Adi Widjaja.
"Justru untuk itu kami memberikan kebebasan seluas-luasnya kepada setiap pelatih untuk melakukan rotasi pemain sesuai kebutuhan mereka," lanjutnya.
Sejak babak penyisihan, kata Risha, setiap tim peserta Piala Presiden 2026 memiliki opsi untuk melakukan pergantian hingga 12 pemain selama pertandingan berlangsung (2 x 45 menit).
Lebih dari itu, panitia penyelenggara menerapkan sistem pergantian dengan pola bebas, yang memberikan keleluasaan kepada pelatih untuk menentukan strategi rotasi sesuai kebutuhan taktis dan manajemen pemain masing-masing.
Dengan sistem pola bebas ini, setiap tim dapat melakukan pergantian pemain dengan berbagai kombinasi.
Misalnya, pola 4-4-4, yakni mengganti empat pemain di babak pertama, empat pemain di babak kedua, dan empat pemain tambahan.
Atau pola 7-5, dengan mengganti tujuh pemain di babak pertama dan lima pemain di babak kedua.
Banyak pola yang bisa dipakai, asalkan tak lebih dari 12 pemain dan tiga momen setiap laga.
"Sistem pola bebas ini memberikan otonomi penuh kepada setiap pelatih untuk mengelola skuad mereka. Tidak ada batasan dalam cara mereka melakukan rotasi, selama total pergantian tidak melebihi 12 pemain dalam satu pertandingan," ujar Risha.
Seluruh regulasi mengenai fleksibilitas pergantian pemain ini telah disosialisasikan secara transparan kepada semua pihak yang terlibat.
Dalam Match Coordination Meeting (MCM) yang dihadiri oleh manajer dan pelatih setiap tim peserta, panitia penyelenggara telah menjelaskan secara detail mengenai opsi dan kebebasan rotasi pemain yang tersedia.
"Setiap manajer tim sudah mendapatkan informasi lengkap mengenai regulasi ini. Tidak ada yang tersembunyi atau mengejutkan. Semua pihak telah memahami dan menyepakati aturan main yang berlaku di Piala Presiden 2026," dia memungkasi.
Adapun tim yang akan melakoni laga final Piala Presiden 2026 adalah Persib Bandung versus Persebaya Surabaya. Sementara, peringkat ketiga diperebutkan Persija Jakarta dan Arema FC.
Kedua pertandingan bakal digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, pada Kamis (6/8/2026).
