PBSI Buka Suara soal Dugaan Pelanggaran Integritas yang Libatkan Pemain Indonesia

SKOR.id - Pernyataan tegas PP Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI), buka suara terkait dugaan pelanggaran integritas pemain.
Saat ini peradilan independen sedang dijalankan oleh BWF, terkait dengan dugaan pelanggaran yang melibatkan sejumlah pemain Indonesia.
PBSI mengimbau agar semua pihak menghormati proses yang berlangsung, dan menghindari spekulasi hingga ada keputusan resmi dari BWF.
Terkait dengan peradilan independen ini, PBSI mencoret dua pasangan ganda campuran untuk Kejuaraan Dunia BWF 2026.
Baca Juga: Rombak Kepelatihan Ganda Campuran, PBSI Umumkan Pengganti Rionny Mainaky pada Agustus
Baca Juga: Juara Taipei Open 2026 Jadi Kado Ulang Tahun, Leo/Daniel Pede Buru Gelar Selanjutnya
Pasangan Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel dan Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil tidak akan mengikuti kejuaraan Dunia BWF 2026.
Pencoretan dua pasangan ganda campuran ini merupakan langkah dari PBSI, untuk memenuhi ketentuan yang berlaku.
"Keputusan tersebut merupakan bagian dari langkah organisasi dalam memastikan seluruh proses administrasi dan keikutsertaan atlet pada kejuaraan internasional berjalan sesuai dengan regulasi serta mekanisme yang berlaku," bunyi pernyataan PBSI.
PBSI juga mendukung penuh mekanisme yang ditetapkan oleh BWF, untuk menjaga integritas.
Selain itu dukungan ini juga sebagai bentuk menghormati independensi proses peradilan independen yang tengah berlangsung.
PBSI juga tidak akan mengeluarkan komentar lebih lanjut mengenai proses yang tengah berlangsung.
"Keputusan tersebut merupakan bagian dari langkah organisasi dalam memastikan seluruh proses administrasi dan keikutsertaan atlet pada kejuaraan internasional berjalan sesuai dengan regulasi serta mekanisme yang berlaku," bunyi pernyataan PBSI.
"Secara terpisah, PP PBSI mengetahui bahwa Badminton World Federation (BWF) saat ini sedang menjalankan proses peradilan independen (judicial proceedings) terkait dugaan pelanggaran integritas yang melibatkan sejumlah pemain Indonesia. PP PBSI menghormati dan mendukung sepenuhnya mekanisme yang diterapkan BWF sebagai bagian dari upaya menjaga integritas olahraga bulutangkis serta menghormati independensi proses yang sedang berlangsung."
"Sesuai dengan ketentuan yang berlaku dalam proses tersebut, PP PBSI tidak akan memberikan komentar lebih lanjut mengenai substansi perkara maupun mengaitkan proses yang sedang berlangsung dengan atlet tertentu. Kami mengajak seluruh pemangku kepentingan, termasuk media dan masyarakat, untuk menghormati proses yang sedang berjalan serta menghindari spekulasi hingga terdapat keputusan resmi dari Independent Hearing Panel BWF," bunyi pernyataan PBSI selanjutnya.
Langkah PBSI selanjutnya adalah terus melakukan koordinasi dengan BWF, untuk memastikan setiap langkah organisasi dilakukan dengan tata kelola baik, patuh pada regulasi, perlindungan hak atlet, dan komitmen pada integritas olahraga bulu tangkus.
Sumber: PBSI
