Home > La Liga

La Liga Merilis Tech Powehouse 2026, Observatorium yang Berfokus pada Tekologi dan AI untuk Sepak Bola

La Liga resmi meliris Tech Powerhouse 2026, laporan tahunan yang membahas perkembangan teknologi, AI, dan inofasi yang diterapkan di dunia sepak bola.
Image
Pradipta Indra Kumara Editor : Pradipta Indra Kumara
La Liga Tech Powerhouse 2026. (Foto: LaLiga. Grafis: Kevin Bagus Prinusa/Skor.id)
La Liga Tech Powerhouse 2026. (Foto: LaLiga. Grafis: Kevin Bagus Prinusa/Skor.id)

SKOR.id - La Liga resmi merilis Tech Powerhous 2026, laporan tahunan ini membahas mengenai perkembangan teknologi, kecerdasan buatan (AI), dan inovasi yang diterapkan di dunia sepak bola. Laporan ini bekerja sama dengan 380AMK yang berfokus pada strategi dan inovasi olahraga.

Proses penyusunan Tech Powerhouse 2026 dilakukan secara komprehensif, meliputi telaah terhadap lebih dari 50 laporan di bidang industri dan ekonomi, diskusi mendalam bersama 22 pakar, komparasi dengan liga-liga terkemuka di Eropa, serta masukan dari para ahli baik di tingkat nasional maupun internasional.

Cakupan laporan ini luas, tak hanya memetakan teknologi yang berpotensi merevolusi sepak bola dalam satu dekade ke depan, juga mengidentifikasi kemampuan yang dimiliki untuk dapat memanfaatkan teknologi tersebut.

Hadirnya laporan ini merupakan buah dari perjalanan panjang La Liga dalam bertranformasi secara digital, selama lebih dari 10 tahun.

Baca Juga: Update Bursa Transfer Liga Italia 2026-2027

Baca Juga: Update Bursa Transfer La Liga 2026-2027

Sepanjang periode tersebut, La Liga tak hanya membangun teknologinya sendiri, tetapi juga menciptakan budaya berbagi data di antara klub anggotanya, mengembangkan ekosistm penelitian dan menyematkan AI ke dalam berbagai proses kerja internal.

"Teknologi, khususnya AI, telah menjadi kapabilitas strategis untuk mendorong pertumbuhan sekaligus menciptakan nilai tambah bagi klub dan penggemar. Setelah lebih dari satu dekade LALIGA berkomitmen terhadap teknologi, kami ingin berkontribusi terhadap perkembangan industri dengan membagikan pandangan objektif mengenai perubahan besar yang akan membentuk masa depan olahraga ini," ujar presiden La Liga, Javier Tebas.

La Liga meluncurkan Tech Powehouse 2026. Sumber:Grafis: Rahmat Ari Hidayat/Skor.id
La Liga meluncurkan Tech Powehouse 2026. Sumber:Grafis: Rahmat Ari Hidayat/Skor.id

"Hal tersebut dimungkinkan berkat posisi istimewa yang kami miliki sebagai salah satu pelaku utama dalam beberapa tahun terakhir, sehingga kami dapat berkolaborasi dengan para pakar terkemuka dan menghimpun pengetahuan bernilai tinggi yang kini dapat kami bagikan," ujarnya menambahkan.

Tren Utama yang Membentuk Masa Depan Sepak Bola

Tech Powerhouse 2026 mengidentifikasi sejumlah tren yang telah mentranformasi industri olahraga, dan diperkirakan perkembangannya semakin cepat beberapat tahun ke depan.

Salah satu tren utamanya adalah menuju agentic AI, yaitu sistem AI berbasis agen yang mampu mengotomasi proses kompleks di dalam organisasi dan sekaligus meningkatkan nilai kompetisi dan klub.

Laporan ini juga menyoroti pentingnya kedaulatan teknologi (technological sovereignty) dan pengendalian data, yang menjadi salah satu fokus utama La Liga.

Selain itu, laporan ini juga mengulas perkembangan dan pemanfaatan digital twin, yang memungkinkan simulasi aspek seperti optimalisasi performa atlet, pengelolaan kapasitas stadion dan peningkatan pengalaman penggemar.

Di dalamnya juga dibahas konsolidasi smart stadium sebagai lingkungan cerdas yang terus berkembang, serta meningkatnya hyper personalisation, yaitu penyediaan konten dan layanan yang sangat personal berbasis data melalui pemanfaatan AI.

Laporan ini menganalisis dampak teknologi tersebut terhadap tata kelola organisasi olahraga, pengambilan keputusan, perlindungan konten, riset illmiah, hingga munculnya profesi baru yang menggabungkan kompetisi teknologi dan olahraga.

Model Teknologi yang Berbeda di Eropa

Tak hanya membahas teknologi, Tech Powerhouse 2026 juga menyajikan analisis mengenai lanskap teknologi di liga utama Eropa. Menurut laporan tersebut ekosistem La Liga dibangun di atas sejumlah elemen pembeda utama:

• Teknologi yang dikembangkan secara mandiri (In-house Technology): LALIGA mengembangkan teknologi miliknya sendiri dan mengomersialkannya melalui Sportian, perusahaan patungan yang dibentuk bersama Globant, termasuk berbagai solusi seperti Sportian Performance dan Calendar Selector, yang seluruhnya dikembangkan di dalam ekosistem LALIGA.

• Demokratisasi teknologi: LALIGA menyediakan akses terhadap data, teknologi, dan pelatihan tingkat lanjut bagi seluruh 42 klub profesional yang berkompetisi di bawah naungannya.

• Ekosistem riset: Departemen Football Intelligence berperan sebagai pusat riset yang berfokus pada peningkatan performa olahraga melalui kolaborasi dengan institusi akademik serta publikasi ilmiah. Jurnal ilmiah Cuadernos de Psicología del Deporte bahkan menobatkan LALIGA sebagai ekosistem riset olahraga terbaik di Eropa.

• Transformasi organisasi berbasis AI: LALIGA menjalankan transformasi organisasi secara menyeluruh dengan mengintegrasikan AI ke dalam proses pengambilan keputusan dan otomatisasi proses bisnis. Sebagai bagian dari inisiatif ini, 100 persen karyawan LALIGA telah mendapatkan pelatihan mengenai berbagai aspek AI, mulai dari penggunaan alat berbasis AI hingga pemahaman terhadap regulasi baru Uni Eropa mengenai kecerdasan buatan.

Perjalanan ini membawa La Liga bertransformasi dari sekadar pengguna teknologi menjadi pencipta teknologi.

Tech Powerhouse 2026 merupakan edisi perdana dari publikasi tahunan yang diharap dapat menjadi platform utama untuk menganalisis perkembangan teknologi industri olahraga.

Sumber: La Liga

× Image