Roberto Mancini Janji Bawa Italia Berjaya, Kejadian 3 Tahun Lalu Jadi Penyesalan Besar

SKOR.id - Roberto Mancini telah resmi ditunjuk menangani Timnas Italia, setelah rumitnya proses pencarian pelatih baru.
Sebelumnya Paolo Maldini dan Leonardo bekerja sama dalam pencarian pelatih baru Italia, mulai dari Carlo Ancelotti, Pep Guardiola, hingga Andrea Pirlo.
Namun, keduanya gagal mendatangkan pelatih yang diinginkan, hingga masalah penolakan Andrea Pirlo oleh Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) karena memiliki kaitan dengan situs judi Rusia.
Meski Andrea Pirlo telah mengklaim bahwa itu hanya urusan bisnis, namanya akhirnya dicoret dari daftar calon pelatih Timnas Italia.
Baca Juga: Roberto Mancini Resmi Jadi Pelatih Timnas Italia, Claudio Ranieri Dirtek
Baca Juga: Update Bursa Transfer Liga Italia 2026-2027
Akibatnya Paolo Maldini dan Leonardo memilih mundur dari posisinya, hingga akhirnya Roberto Mancini ditunjuk menjadi pelatih.
Dalam konferensi pers setelah pengangkatannya, Roberto Mancini kembali diingatkan peristiwa tiga tahun lalu.
Kala itu mantan pelatih Inter Milan tersebut sedang menjabat sebagai nakhoda Timnas Italia, tetapi ia tiba-tiba mundur.
Gaji besar yang ditawarkan oleh Arab Saudi membuat Roberto Mancini tergoda untuk merapat menuju Timur Tengah.
Meski telah berlalu, Roberto Mancini masih dihantui penyesalan karena telah meninggalkan Gli Azzurri di tengah jalan.
Ia mengaku sempat terjadi masalah komunikasi dengan presiden FIGC kala itu, Gabriele Gravina.
"Saya akan mengantisipasi banyak pertanyaan dengan mengklarifikasi apa yang terjadi tiga tahun lalu," kata Roberto Mancini.
"Seandainya kita berbicara lebih awal, mungkin kita akan menyelesaikannya dengan lebih baik," ujarnya.
Meninggalkan Italia ternyata menjadi sesuatu yang sangat disesali oleh Roberto Mancini.
Kini ia mendapatkan kesempatan dari presiden FIGC yang baru, Giovanni Malago, untuk mengangkat performa Italia.
Roberto Mancini juga berjanji membawa skuad Gli Azzurri ke tempat di mana mereka seharusnya berada.
Kegagalan Italia melaju ke Piala Dunia dalam tiga edisi beruntun, menjadi catatan buruk yang coba ia akhiri.
"Saya sangat menyesal; seragam tim nasional selalu sangat penting bagi saya," ujar Mancini.
"Bagiku, ini seperti kehilangan cinta dalam hidupku; itu berarti aku telah melakukan kesalahan dan apa yang telah dilakukan sebelumnya tidak berarti apa-apa."
"Berkat Presiden Malago, Italia telah memberi saya kesempatan lain, dan sekarang saya di sini untuk menebus kesalahan dan membawa Italia kembali ke tempat yang seharusnya," ujar Mancini menambahkan.
Sumber: Sky Sport Italia
