Home > National

Wakil Indonesia di Gothia Cup 2026: APC ke Final Dua Tahun Beruntun, Putri Tangsel City Ukir Sejarah

Meski gagal juara, APC dan Putri Tangsel City FC menutup kiprahnya di Gothia Cup 2026 dengan catatan membanggakan.
Image
Muhamad Rais Adnan Editor : Muhamad Rais Adnan
Akademi Persib Cimahi menjadi runner-up kategori U-13 Boys di Gothia Cup 2026. (Foto: Dok. Cantrik ACL/Grafis: Skor.id)
Akademi Persib Cimahi menjadi runner-up kategori U-13 Boys di Gothia Cup 2026. (Foto: Dok. Cantrik ACL/Grafis: Skor.id)

SKOR.id – Dua wakil Indonesia, Akademi Persib Cimahi (APC) dan Putri Tangsel City FC, menutup kiprahnya di Gothia Cup 2026 dengan catatan membanggakan. Meski gagal membawa pulang gelar juara, kedua tim sukses menunjukkan kualitas pembinaan usia muda Indonesia di salah satu turnamen sepak bola usia muda terbesar di dunia yang berlangsung di Gothenburg, Swedia, pada 12-19 Juli 2026.

APC kembali menegaskan statusnya sebagai salah satu akademi sepak bola usia muda terbaik dunia. Berstatus juara bertahan kategori U-13 Boys, tim asal Cimahi itu kembali melaju hingga partai final sebelum akhirnya harus mengakui keunggulan Selection Elite asal Prancis dan mengakhiri turnamen sebagai runner-up.

Perjalanan APC sepanjang turnamen terbilang impresif. Mereka menyapu bersih tiga pertandingan fase grup sebelum melanjutkan dominasi di babak gugur. Dari sembilan pertandingan yang dijalani, APC mengemas 39 gol dan hanya kebobolan tujuh kali. Andik Wahyu Jati tampil sebagai mesin gol tim dengan torehan delapan gol.

Pelatih APC, Agi Maulana, mengaku bangga dengan perjuangan anak asuhnya yang kembali mampu menembus partai puncak meski gagal mempertahankan gelar.

Baca Juga: Piala AFF 2026: Jadwal, Hasil dan Klasemen Lengkap

Baca Juga: Piala Presiden 2026: Jadwal, Hasil dan Klasemen

“Pertama, kami sangat bersyukur dan bangga bisa kembali mencapai puncak tournament Gothia Cup walau keluar sebagai runner-up. Ini bagian dari sepak bola di mana tahun ini sangat kompetitif. Ini akan jadi bagian dari proses anak-anak,” kata Agi.

Menurutnya, pengalaman menghadapi lawan-lawan berkualitas serta beradaptasi dengan kondisi cuaca yang berbeda menjadi proses penting bagi perkembangan para pemain.

“Anak-anak masih menunjukkan semangat belajar, disiplin, dan mental yang kuat. Sebagai pelatih, saya tetap bangga karena mereka tidak pernah menyerah memberikan yang terbaik untuk tim dan nama Indonesia,” tambahnya.

Sementara itu, Putri Tangsel City FC juga mencatatkan prestasi bersejarah. Berlaga di kategori U-15 Girls, mereka menjadi tim putri Indonesia pertama yang berhasil menembus babak play-off Gothia Cup setelah wakil Indonesia pada edisi sebelumnya selalu terhenti di fase grup.

Tim asal Tangerang Selatan itu membuka turnamen dengan dua kemenangan dan satu kekalahan pada fase grup. Langkah mereka kemudian terhenti di babak play-off A (32 besar) usai kalah 0-2 dari Groseko FSA asal Spanyol.

Pelatih Putri Tangsel City, Muhamad Heru, menilai pencapaian tersebut menjadi modal berharga bagi perkembangan para pemain di masa mendatang.

“Saya mengapresiasi perjuangan anak-anak yang bermain dengan penuh semangat. Pengalaman di Gothia Cup 2026 akan menjadi bekal yang sangat berharga bagi perkembangan mereka ke depan dan mudah-mudahan menjadi motivasi untuk terus bermimpi lebih besar,” ujar Heru.

Keikutsertaan kedua tim dalam Gothia Cup merupakan bagian dari komitmen SKF melalui program SKF Care yang mendukung pembinaan sepak bola usia muda di Indonesia. Program Meet The World with SKF tidak hanya membuka kesempatan bagi talenta muda Indonesia tampil di panggung internasional, tetapi juga menanamkan nilai sportivitas, kepemimpinan, kerja sama tim, fair play, dan persahabatan lintas budaya.

Project Manager Meet The World with SKF sekaligus Gothia Ambassador from Indonesia, Ratih Juwita, menyebut hasil yang diraih APC dan Putri Tangsel City menjadi bukti bahwa pemain muda Indonesia mampu bersaing secara konsisten di level dunia.

“Pencapaian tahun ini menunjukkan bahwa talenta muda Indonesia mampu bersaing secara konsisten di level dunia. Kami bangga melihat APC kembali mencapai final sebagai juara bertahan dan Putri Tangsel City mencatat sejarah baru bagi sepak bola putri Indonesia. Semoga pengalaman ini menjadi inspirasi bagi semakin banyak anak-anak Indonesia untuk terus bermimpi dan berkembang melalui sepak bola,” tutur Ratih.

Apresiasi serupa disampaikan penyelenggara Meet The World with SKF Road to Gothia Cup Indonesia 2026, Chandra Syahriar dari Cantrik ACL. Ia menilai keberhasilan kedua tim menjadi cerminan meningkatnya kualitas pembinaan usia muda di Indonesia.

“Dalam dua tahun terakhir, Indonesia berhasil menjadi juara Gothia Cup, kembali mencapai final sebagai runner-up, serta mencatat sejarah di kategori putri. Ini menunjukkan bahwa kualitas pemain muda Indonesia semakin kompetitif di tingkat internasional. Yang lebih penting, anak-anak mendapatkan pengalaman hidup yang akan membentuk karakter, mental juara, dan wawasan global mereka. Kami berharap pencapaian ini dapat menjadi inspirasi bagi semakin banyak akademi dan sekolah sepak bola di Indonesia untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan,” ujar Chandra.

Hasil Akademi Persib Cimahi – Gothia Cup 2026 (U-13 Boys)

Fase Grup

  • APC 1-0 Kalmar FF (Swedia)
  • Rozova Dolina (Bulgaria) 0-4 APC
  • Sandarna BK (Swedia) 0-7 APC

Babak Gugur

  • 32 Besar: APC 10-1 IK Franke (Swedia)
  • 16 Besar: APC 5-0 Skelleftea FF (Swedia)
  • 8 Besar: 354 FC (Kepulauan Cayman) 1-4 APC
  • Perempat Final: APC 2-0 Alvsjo AIK FF (Swedia)
  • Semifinal: APC 6-3 Dragones FC (Meksiko)
  • Final: APC 0-2 Selection Elite (Prancis)

Hasil Putri Tangsel City FC – Gothia Cup 2026 (U-15 Girls)

Fase Grup

  • Storfors AIK (Swedia) 0-3 Putri Tangsel City
  • Putri Tangsel City 0-3 Marin FC (Amerika Serikat)
  • Ronninge Salem (Swedia) 0-1 Putri Tangsel City

Play-off A (32 Besar)

  • Groseko FSA (Spanyol) 2-0 Putri Tangsel City
× Image