Home > World

Rencana Pelatih Spanyol untuk Hentikan Messi di Final Piala Dunia 2026

Untuk menghentikan Lionel Messi di final Piala Dunia 2026, pelatih Timnas Spanyol sudah memiliki rencana.
Image
Thoriq Az Zuhri Yunus Editor : Thoriq Az Zuhri Yunus
Untuk menghentikan Lionel Messi di final Piala Dunia 2026, pelatih Timnas Spanyol sudah memiliki rencana. (Grafis: Kevin Bagus Prinusa/Skor.id).
Untuk menghentikan Lionel Messi di final Piala Dunia 2026, pelatih Timnas Spanyol sudah memiliki rencana. (Grafis: Kevin Bagus Prinusa/Skor.id).

SKOR.id - Bagaimana rencana Spanyol untuk menghentikan Lionel Messi di final Piala Dunia 2026?

Spanyol dan Argentina akan bersua di final Piala Dunia 2026, Senin (20/7/2026) dini hari WIB.

Salah satu tugas berat Spanyol di laga final nanti adalah menghentikan Lionel Messi yang sedang panas-panasnya.

Meski sudah berusia 39 tahun, Messi sudah mencetak delapan gol di Piala Dunia ini dan jadi kandidat top skorer.

Baca Juga: Piala Dunia 2026: Jadwal, Hasil dan Klasemen Lengkap

Baca Juga: Saat Lionel Messi Kalahkan Spanyol Lalu Jadi Juara Piala Dunia U-20 2005

Spanyol datang bukan tanpa modal.

Mereka hanya kebobolan satu gol sepanjang turnamen alias dalam tujuh laga yang sudah dijalani.

Untuk laga final nanti, pelatih Spanyol, Luis de la Fuente, sudah punya rencana kala ditanya bagaimana caranya untuk menghentikan Messi.

De La Fuente menceritakan tentang kali pertama ia bertemu Messi saat masih menangani tim muda Sevikla.

“Saya bertemu Lionel Messi saat masih muda, ini laga Copa delk rey antara Sevilla dan Barcelona. Saya mendengar tentang bocah bernama Messi,” kata De La Fuente.

“Sudah pasti kami memutuskan untuk menjaga dia secara khusus pada awalnya. Pada menit ke-70 skor masih imbang 0-0 dan pemain yang bertugas menjaganya mendapat kartu kuning, jadi saya menariknya keluar. Dalam 15 menit kemudian, Messi mencetak empat gol.”

“Apakah ini artinya kami akan memberi penjagaan khusus ke Messi di final nanti? Tidak. Apakah kami akan memberi dia banyak perhatian? Tentu saja, tetapi tudak lebih banyak dari mereka yang juga akan menaruh perhatian pada pemain kami.”

Sumber: FIFA

× Image