Home > Music

Justin Bieber Lengkapi Deretan Bintang Halftime Show Final Piala Dunia 2026

Justin Bieber menjadi co-headliner Halftime Shwo Final Piala Dunia 2026 bersama Madonna, Shakira, dan BTS.
Image
Muhamad Rais Adnan Editor : Muhamad Rais Adnan
Justin Bieber menjadi salah satu bintang yang mengisi Halftime Show Final Piala Dunia 2026. (Grafis: Kevin Bagus Prinusa/Skor.id) 
Justin Bieber menjadi salah satu bintang yang mengisi Halftime Show Final Piala Dunia 2026. (Grafis: Kevin Bagus Prinusa/Skor.id)

SKOR.id – FIFA kembali membuat gebrakan jelang partai puncak Piala Dunia 2026. Untuk pertama kalinya dalam sejarah turnamen, laga final akan diselingi Halftime Show layaknya Super Bowl, dengan deretan musisi kelas dunia sebagai pengisi acara.

Setelah lebih dulu mengumumkan Madonna, Shakira, dan BTS, FIFA bersama Global Citizen resmi menambahkan nama Justin Bieber sebagai co-headliner Halftime Show Final Piala Dunia 2026. Pertunjukan bersejarah tersebut akan digelar saat jeda babak pertama final Piala Dunia 2026 di New York New Jersey Stadium pada Minggu (19/7/2026).

Tak hanya empat nama besar tersebut, penampilan berdurasi 11 menit itu juga akan dimeriahkan oleh penyanyi asal Nigeria Burna Boy, konduktor kenamaan Venezuela Gustavo Dudamel, serta PS22 Chorus yang akan tampil bersama Coldplay. Chris Martin, vokalis Coldplay, dipercaya sebagai kurator pertunjukan yang menggabungkan sepak bola, musik, dan pesan kemanusiaan tersebut.

Presiden FIFA, Gianni Infantino, mengatakan Halftime Show perdana ini bukan sekadar hiburan, melainkan bagian dari upaya mendorong akses pendidikan bagi anak-anak di seluruh dunia melalui FIFA Global Citizen Education Fund.

Baca Juga: Piala Dunia 2026: Jadwal, Hasil dan Klasemen Lengkap

Baca Juga: Laga Prancis vs Maroko Dipimpin Wasit Argentina, Pelatih Les Bleus Tak Ambil Pusing

“Ketika berbicara mengenai apa yang paling dibutuhkan dunia, tidak ada yang lebih penting daripada pendidikan. Kami bangga Justin Bieber bergabung bersama Madonna, Shakira, dan BTS sebagai co-headliner FIFA World Cup 2026 Final Halftime Show untuk mendukung FIFA Global Citizen Education Fund serta misi kami memperluas akses terhadap pendidikan berkualitas dan kesempatan bermain sepak bola bagi anak-anak di seluruh dunia,” ujar Infantino.

Infantino menambahkan kehadiran Burna Boy, Gustavo Dudamel, dan PS22 Chorus bersama Coldplay akan memperkuat pesan persatuan yang ingin disampaikan kepada miliaran penonton di seluruh dunia.

“Burna Boy, Gustavo Dudamel, dan PS22 Chorus bersama Coldplay juga akan bergabung serta memainkan peran penting dalam menyampaikan pesan persatuan dan harapan kepada miliaran orang di seluruh dunia. Saat dunia bersatu menyaksikan pertandingan sepak bola paling bersejarah pada Minggu, 19 Juli 2026 di New York New Jersey Stadium, pertunjukan revolusioner yang dikurasi Chris Martin dari Coldplay ini akan merayakan sepak bola, musik, dan nilai-nilai bersama kita, sekaligus meninggalkan warisan yang melampaui peluit akhir pertandingan,” lanjutnya.

Selain menjadi panggung hiburan, Halftime Show ini juga menjadi bagian dari kampanye penggalangan dana FIFA Global Citizen Education Fund yang menargetkan dana sebesar USD100 juta untuk memperluas akses pendidikan dan kesempatan bermain sepak bola bagi anak-anak di berbagai negara.

Hingga saat ini, lebih dari USD50 juta atau sekitar Rp900 miliar (kurs Rp18.000 per dolar AS) telah berhasil dikumpulkan. Dana tersebut terus bertambah, termasuk melalui donasi sebesar USD1 dari setiap tiket pertandingan Piala Dunia 2026 yang terjual. Seluruh dana akan disalurkan untuk mendukung berbagai proyek sosial di berbagai belahan dunia.

Justin Bieber mengaku bangga bisa menjadi bagian dari momen bersejarah tersebut, terlebih karena pertunjukan ini memiliki tujuan sosial yang nyata.

“Piala Dunia FIFA menyatukan dunia dengan cara yang tidak bisa dilakukan oleh hal lain. Saya bersyukur bisa menjadi bagian dari Halftime Show ini, dan lebih bersyukur lagi karena pertunjukan ini telah membantu memperluas akses pendidikan bagi anak-anak di seluruh dunia,” kata Bieber.

Hal senada disampaikan Burna Boy yang merasa mendapat kehormatan besar menjadi salah satu wakil Afrika dalam Halftime Show pertama sepanjang sejarah Piala Dunia.

“Piala Dunia FIFA adalah salah satu dari sedikit momen yang benar-benar mampu menyatukan seluruh dunia. Mewakili Afrika dalam FIFA World Cup Final Halftime Show pertama merupakan sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab besar yang tidak saya anggap remeh. Saya merasa terhormat menjadi bagian dari pertunjukan yang bukan hanya merayakan sepak bola dan budaya, tetapi juga membantu menciptakan lebih banyak kesempatan bagi anak-anak melalui pendidikan di seluruh dunia,” ujar Burna Boy.

FIFA juga menghadirkan karakter ikonik Sesame Street dan The Muppets dalam pertunjukan tersebut sebagai simbol pentingnya pendidikan bagi anak-anak. Kehadiran mereka diharapkan semakin memperkuat pesan utama yang ingin disampaikan melalui Halftime Show perdana di panggung final Piala Dunia.

Sebelumnya, pada Mei 2026, FIFA dan Global Citizen telah mengumumkan kelompok pertama organisasi penerima hibah dari FIFA Global Citizen Education Fund. Program tersebut mendukung berbagai inisiatif pendidikan dan sepak bola bagi anak-anak di komunitas yang kurang terlayani di sepuluh negara.

Di sisi lain, FIFA juga terus mengampanyekan gerakan Unite for Education sepanjang Piala Dunia 2026. Pada babak 16 besar, perempat final, hingga semifinal, para pemain mengenakan patch khusus di lengan jersey sebagai bentuk dukungan terhadap berbagai program pendidikan, termasuk FIFA Global Citizen Education Fund, FIFA Football for Schools Programme, serta proyek-proyek pendidikan yang dijalankan FIFA Foundation.

Melalui berbagai inisiatif tersebut, FIFA berharap Piala Dunia 2026 tak hanya dikenang sebagai turnamen sepak bola terbesar sepanjang sejarah dengan format 48 peserta, tetapi juga sebagai ajang yang mampu memberikan dampak nyata bagi masa depan jutaan anak di seluruh dunia.

Sumber: FIFA

× Image