Tiga Wakil Indonesia Siap Tempur di Esports World Cup Free Fire 2026, Bidik Pertahankan Gelar Juara Dunia

SKOR.id - Indonesia kembali mengirimkan tiga tim terbaiknya untuk berlaga di Esports World Cup (EWC) Free Fire 2026 yang akan berlangsung pada 15–18 Juli 2026 di Paris, Prancis.
RRQ Kazu, EVOS Divine, dan Team Vitality siap bersaing dengan 21 tim elite dari berbagai penjuru dunia demi memperebutkan total hadiah sebesar US$1 juta serta tiket menuju Free Fire World Series (FFWS) Global Finals 2026.
Ketiga tim Indonesia datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah mencatatkan hasil luar biasa pada EWC Free Fire 2025. Saat itu, Indonesia sukses mendominasi turnamen dengan menyapu tiga posisi teratas klasemen akhir. EVOS Divine keluar sebagai juara dunia, RRQ Kazu menjadi runner-up, sedangkan Bigetron by Vitality—yang kini menggunakan nama Team Vitality—melengkapi dominasi Merah Putih di peringkat ketiga.
Kesuksesan tersebut menjadikan Indonesia sebagai negara yang paling diperhitungkan dalam skena kompetitif Free Fire. Kini, RRQ Kazu, EVOS Divine, dan Team Vitality mengemban tugas berat untuk mempertahankan prestasi sekaligus menjaga supremasi Indonesia di panggung esports dunia.
Baca Juga: Piala Dunia 2026: Jadwal, Hasil dan Klasemen Lengkap
Baca Juga: Update Bursa Transfer Super League Menuju Musim 2026-2027
Meski begitu, tantangan pada EWC Free Fire 2026 dipastikan jauh lebih berat. Jika tahun lalu hanya diikuti 18 tim, edisi kali ini menghadirkan 24 peserta dari berbagai kawasan. Penambahan slot diberikan kepada sejumlah region baru, termasuk Amerika Serikat, India, Nepal, dan Afrika, sehingga persaingan diprediksi semakin kompetitif dan sulit diprediksi.
Dalam hasil pembagian grup, EVOS Divine tergabung di Grup A bersama Buriram United Esports, Team Falcons, LOUD, Aurora Gaming, DRS Gaming, GunDynasty, hingga Titan Esports Club. Sementara itu, RRQ Kazu dan Team Vitality berada di Grup B yang juga dihuni tim-tim kuat seperti Fluxo W7M, Team Secret, Twisted Minds, Al Ahli Esports, S8UL Esports, MIBR.LOS, dan LYON.
Turnamen akan diawali dengan babak Group Stage pada 15–16 Juli. Empat tim terbaik dari masing-masing grup akan langsung mengamankan tempat di Grand Finals. Sementara itu, tim yang finis di posisi kelima hingga kesepuluh masih memiliki kesempatan melalui Survival Stage yang digelar pada 17 Juli untuk memperebutkan empat tiket terakhir ke babak puncak.
Grand Finals akan berlangsung pada 18 Juli menggunakan format Champion Rush yang menuntut konsistensi dan kemampuan mengamankan Booyah pada momen-momen penting. Sebanyak 12 tim terbaik akan bertarung memperebutkan gelar juara, bagian terbesar dari total prize pool US$1 juta, serta satu tiket otomatis menuju FFWS Global Finals 2026 yang akan digelar di Bangkok, Thailand, pada November mendatang.
Selain menyajikan persaingan sengit di arena pertandingan, Garena juga menghadirkan berbagai event spesial bagi komunitas Free Fire. Melalui event EWC 2026 Fantasy, pemain dapat menyusun line-up pemain profesional favorit mereka dan memperoleh hadiah berdasarkan performa tim yang dipilih. Tak hanya itu, tersedia pula sederet item eksklusif bertema Esports World Cup 2026, mulai dari baseball bat, cap, hingga championship jersey yang dapat dikoleksi selama periode turnamen berlangsung.
Dengan status sebagai juara bertahan dan kekuatan yang dimiliki RRQ Kazu, EVOS Divine, serta Team Vitality, harapan besar kembali disematkan kepada wakil Indonesia untuk mengibarkan Merah Putih di podium tertinggi Esports World Cup Free Fire 2026.
