Home > Other Sports

Kumpulkan 165 Kilogram Lebih Sampah, Hasil Plogging Diubah Jadi Plakat Pemenang Garmin Run Indonesia 2026

Kegiatan plogging (olahraga lari sambil memungut sampah) dilakukan dalam menyongsong puncak perhelatan Garmin Run Indonesia 2026, Minggu (5/7/2026).
Image
Taufani Rahmanda Editor : Taufani Rahmanda
Garmin Run Indonesia 2026 sebagai bagian dari 2026 Garmin Run Marathon Series. (Istimewa)
Garmin Run Indonesia 2026 sebagai bagian dari 2026 Garmin Run Marathon Series. (Istimewa)

SKOR.id – Kegiatan plogging (olahraga lari sambil memungut sampah) dilakukan dalam menyongsong puncak perhelatan Garmin Run Indonesia 2026 pada 20 September mendatang.

Garmin Indonesia bekerja sama dengan Matters sukses menyelenggarakan inisiatif pemanasan bertajuk Road to Garmin Run Indonesia 2026: Plogging with Matters pada Minggu (5/7/2026).

Aksi ini mengusung komitmen sustainability (keberlanjutan) untuk membuktikan bahwa aktivitas olahraga dapat memberikan dampak positif bagi kesehatan sekaligus lingkungan.

Walaun juga masih berlangsung di kawasan Jakarta Pusat, berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, agenda pre-event tahun ini tersebut mengadopsi pendekatan Mindful Miles.

Baca Juga: Piala Dunia 2026: Jadwal, Hasil dan Klasemen Lengkap

Baca Juga: Update Bursa Transfer Super League Menuju Musim 2026-2027

Yaitu konsep yang memadukan kegiatan lari santai di Zona 2 dengan aksi nyata menanggulangi sampah pasca-konsumsi (post-consumer waste) di sepanjang rute yang dilewati oleh para peserta.

“Melalui kegiatan plogging ini, kami ingin menunjukkan bahwa gaya hidup aktif dapat berjalan berdampingan dengan kepedulian terhadap lingkungan,” ujar Rian Krisna, Marketing Communications Manager Garmin Indonesia.

“Sejalan dengan semangat From Zero to Hero, kami mengajak para pelari tidak hanya mengejar garis finis, tetapi juga meninggalkan dampak positif bagi lingkungan melalui langkah-langkah sederhana yang dilakukan bersama,” ia memaparkan.

Road to Garmin Run Indonesia 2026: Plogging with Matters diikuti 111 peserta yang dibagi menjadi beberapa kelompok, mereka berhasil mengumpulkan total 164,56 kilogram sampah.

Menyusuri radius sekitar 7 kilometer dengan titik start di Asatu Menteng, para pelari bergerak mengumpulkan berbagai jenis limbah anorganik, mulai dari kemasan plastik hingga puntung rokok.

Para pelari sedang mengumpulkan sampah di jalan dalam agenda Road to Garmin Run Indonesia 2026: Plogging with Matters di Jakarta pada 5 Juli 2026. (Istimewa)
Para pelari sedang mengumpulkan sampah di jalan dalam agenda Road to Garmin Run Indonesia 2026: Plogging with Matters di Jakarta pada 5 Juli 2026. (Istimewa)

Limbah anorganik atau seluruh sampah yang terkumpul langsung dibawa ke fasilitas micro factory milik Matters untuk melewati proses pemilahan, pembersihan, hingga akhirnya diproses menjadi material daur ulang.

Sampah anorganik yang telah dikumpulkan oleh para peserta dari kegiatan plogging dan rangkaian pre-event lainnya akan dilebur dan didaur ulang oleh Matters menjadi produk bernilai tinggi (high-value products).

Limbah tersebut bertransformasi menjadi 18 plakat penghargaan yang akan dianugerahkan kepada para juara pada race day Garmin Run Indonesia 2026 di Tangerang nanti.

Plakat dari material daur ulang ini nantinya diberikan kepada 6 pemenang di setiap kategori perlombaan, yang terdiri dari 3 pemenang pria dan 3 pemenang wanita yang berlokasi di ICE BSD.

Co-Founder Matters Project, Rony Rahardian, menjelaskan kolaborasi ini merupakan upaya nyata untuk menyebarkan kesadaran lingkungan lewat aksi yang dekat dengan gaya hidup masyarakat.

“Sampah yang terkumpul tidak hanya dipilah dan dikelola secara bertanggung jawab, tetapi juga didaur ulang menjadi 18 plakat penghargaan bagi para pemenang race day sebagai simbol bahwa limbah masih dapat memiliki nilai dan fungsi baru," ia memungkasi.

× Image