Home > Esports

PB ESI dan Kemenpora Rampungkan Entry by Name Asian Games 2026, Satu Nomor Batal Berangkat

PB ESI dan Kemenpora mencoret nomor pertandingan Competitive Martial Arts (CMA) dari daftar.
Image
Gangga Basudewa Editor : Gangga Basudewa
Entry by Name PB ESI untuk Main Event Asian Games 2026. Sumber:PB ESI
Entry by Name PB ESI untuk Main Event Asian Games 2026. Sumber:PB ESI

SKOR.id - Pengurus Besar Esports Indonesia (PB ESI) melalui Badan Tim Nasional (BTN) bersama Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) resmi merampungkan proses Entry By Name kontingen Esports Indonesia yang akan berangkat ke Main Event Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang.

Fase Entry By Name menjadi tahapan finalisasi dalam proses administrasi dan verifikasi kontingen Indonesia menuju Main Event Asian Games 2026.

Pada tahap ini, seluruh nomor pertandingan yang sebelumnya telah ditetapkan pada fase Entry By Number serta susunan Atlet akan melalui proses evaluasi akhir oleh Tim Peningkatan Prestasi Olahraga Nasional (PPON) Kemenpora.

Penyesuaian nomor pertandingan yang diikuti Timnas Esports Indonesia Perjalanan Tim Nasional Esports Indonesia menuju Main Event Asian Games 2026 sangat dinamis dan penuh tantangan.

Dimulai dari fase awal Entry By Number dengan penetapan sembilan nomor pertandingan dari total sebelas nomor yang dipertandingkan, Seleknas, hingga fase kualifikasi regional yang berlangsung sangat kompetitif di tingkat Asia.

Baca Juga: Piala Dunia 2026: Jadwal, Hasil dan Klasemen Lengkap

Baca Juga: Update Bursa Transfer Super League Menuju Musim 2026-2027

Kesiapan kontingen Indonesia pada cabang olahraga Esports berhasil ditunjukkan melalui keberhasilan mengamankan seluruh tiket dari lima nomor pertandingan yang dipertandingkan pada fase kualifikasi regional.

Tiket Main Event berhasil diamankan oleh Tim Nasional Esports Indonesia pada nomor Honor of Kings (HOK), Identity V, Naraka: Bladepoint, Mobile Legends: Bang Bang (MLBB), dan PUBG Mobile (PUBGM).

Keberhasilan tersebut melengkapi sejumlah nomor pertandingan lain yang sebelumnya telah diproyeksikan tampil langsung pada Main Event Asian Games 2026, yaitu eFootball, Gran Turismo, Pokémon UNITE, dan Competitive Martial Arts (CMA).

Sebagai tahap finalisasi sebelum keberangkatan, PB ESI melalui BTN kemudian menyerahkan seluruh data pendukung mulai dari rekam jejak prestasi, proyeksi potensi raihan medali, hingga hasil evaluasi akhir dari seluruh nomor pertandingan beserta susunan Atlet kepada Tim PPON Kemenpora pada fase Entry By Name.

Berdasarkan hasil evaluasi dan verifikasi pada fase tersebut, dari sembilan nomor pertandingan yang diajukan oleh PB ESI, sebanyak delapan nomor pertandingan resmi masuk dalam finalisasi kontingen Indonesia untuk Main Event Asian Games 2026.

Sementara itu, nomor pertandingan Competitive Martial Arts (CMA) tidak termasuk dalam finalisasi keberangkatan kontingen pada tahap ini.

Manajer Timnas Esports Indonesia, Glorya Famiela Ralahallo, menyatakan bahwa PB ESI menghormati seluruh proses dan mekanisme evaluasi yang dilakukan pada tahapan Entry By Name bersama Kemenpora dan kini fokus mengoptimalkan seluruh persiapan untuk kontingen yang akan berangkat.

“PB ESI melalui BTN menghormati seluruh proses evaluasi dan verifikasi yang dilakukan pada tahapan Entry By Name bersama Tim PPON Kemenpora. Kami menerima dan siap menjalankan keputusan yang telah ditetapkan tersebut."

"Langkah selanjutnya kami akan fokus memastikan seluruh Atlet yang telah resmi terdaftar dari delapan nomor pertandingan dapat menjalani proses latihan dan pembinaan secara optimal agar mampu menampilkan performa terbaik pada Main Event Asian Games 2026,” ujar Manajer Timnas Esports Indonesia, Glorya Famiela Ralahallo.

× Image