Jelang Inggris vs RD Kongo, Thomas Tuchel Tiru Strategi Penalti Gareth Southgate

SKOR.id - Inggris akan berhadapan dengan RD Kongo pada pertandingan fase gugur babak 32 besar Piala Dunia 2026.
Pertandingan Inggris vs RD Kongo akan dilangsungkan di Stadion Mercedes-Benz, Rabu (1/7/2026) pukul 23.00 WIB.
Inggris lolos ke babak 32 besar setelah menjadi pemuncak klasemen Grup L, dengan perolehan tujuh poin dari tiga pertandingan.
Sementara itu, RD Kongo berhasil lolos dari Grup K, melalui jalur peringkat tiga terbaik di turnamen.
The Three Lions punya catatan apik melawan wakil Afrika di ajang Piala Dunia, dengan rekor lima kemenangan dan empat kali imbang.
Meski begitu, RD Kongo bukanlah lawan yang mudah, di fase grup mereka mampu menahan Portugal dengan skor imbang 1-1.
Hasil tersebut menjadi catatan yang harus diwaspadai oleh Inggris, jika tak ingin terjegal di babak 32 besar.
Di fase gugur ini, tim yang bermain imbang akan melanjutkan laga ke babak tambahan, sebelum saling beradu di babak penalti.
Babak adu penalti terkadang menjadi musuh besar bagi tim-tim yang tampil di fase gugur, mental para pemain akan diuji pada kesempatan tersebut, tak peduli seberapa besar nama mereka.
Pelatih Inggris, Thomas Tuchel, mengaku akan melanjutkan apa yang sudah dilakukan oleh The Three Lions sebelumnya, yaitu sejak era Gareth Southgate.
Inggris pernah memiliki rekor adu penalti yang buruk di turnamen besar, sebelum Gareth Southgate datang mereka hanya menang sekali dari tujuh kesempatan.
Di era Gareth Southgate, Inggris meraih tiga kemenangan dari babak adu penalti, dari empat kesempatan antara tahun 2018 hingga 2024.
Program yang sudah ada inilah yang akan ditiru oleh Thomas Tuchel, untuk menjaga peluang Inggris tetap terbuka meski harus melalui penalti.
"FA (Asosiasi Sepak Bola Inggris) memiliki program yang telah berjalan selama bertahun-tahun dan kami mengikuti program tersebut," kata Thomas Tuchel.
"Kami sudah siap. Kami punya proses, para pemain juga punya proses," ujarnya menambahkan.
Thomas Tuchel memahami situasi saat adu penalti memang sulit untuk dilatih atau ditiru.
Ia juga mengungkapkan, pemain sekelas Thierry Henry bahkan memiliki pengalaman menegangkan ketika adu penalti.
"Saya rasa sulit untuk mensimulasikan situasi (adu penalti)," ujar Thomas Tuchel.
"Saya mendengar Thierry Henry mengatakan dia tidak ingat jalan dari garis tengah lapangan ke titik penalti dalam adu penalti pertamanya untuk Prancis, hal itu tidak bisa dilatih," ujarnya menambahkan.
Sumber: BBC
