Home > World

Ditunjuk Jadi Pelatih Timnas Malaysia, Tan Cheng Hoe Langsung Dibuat Pusing

Tan Cheng Hoe yang baru saja ditunjuk oleh Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) untuk memimpin tim nasional pada turnamen yang berlangsung mulai 24 Juli hingga 26 Agustus
Image
Gangga Basudewa Editor : Gangga Basudewa
Tan Cheng Hoe (Grafis: Deni Sulaemen/Skor.id) Sumber:
Tan Cheng Hoe (Grafis: Deni Sulaemen/Skor.id) Sumber:

SKOR.id - Pelatih interim Timnas Malaysia, Tan Cheng Hoe, menghadapi tantangan jelang Piala AFF 2026.

Tan Cheng Hoe menegaskan bahwa tantangan terbesar yang dihadapi Harimau Malaya menjelang turnamen yang kini bernama ASEAN Championship 2026 adalah menjaga kondisi para pemain selama masa jeda kompetisi.

Serta memastikan klub-klub bersedia melepas pemain terbaik mereka untuk memperkuat tim nasional.

Tan Cheng Hoe yang baru saja ditunjuk oleh Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) untuk memimpin tim nasional pada turnamen yang berlangsung mulai 24 Juli hingga 26 Agustus mendatang, mengakui situasi saat ini tidak ideal.

Sebagian besar pemain yang berpotensi memperkuat Malaysia sedang menjalani masa off-season, sehingga membutuhkan pendekatan khusus agar kebugaran dan performa mereka tetap terjaga.

Baca Juga: Daftar Tim Mobile Legends yang Sudah Lolos MSC 2026

Baca Juga: Update Bursa Transfer Super League Menuju Musim 2026-2027

Dalam pernyataan yang dirilis kepada media, Cheng Hoe berharap klub-klub dapat memberikan dukungan penuh dengan melepas pemain-pemain kunci untuk mengikuti pemusatan latihan tim nasional yang dijadwalkan dimulai pada 15 Juli.

“Saya berharap klub-klub dapat melepaskan para pemain penting untuk menjalani latihan bersama tim nasional menjelang ASEAN Championship,” ujar Cheng Hoe.

Pelatih berusia 58 tahun tersebut menilai kerja sama antara federasi, klub, dan pemain menjadi faktor penting dalam membangun tim yang kompetitif. Menurutnya, waktu persiapan yang terbatas membuat seluruh pihak harus bekerja sama demi memastikan para pemain berada dalam kondisi fisik dan mental terbaik saat bergabung dengan skuad nasional.

Ini bukan kali pertama Cheng Hoe menangani Harimau Malaya. Ia sebelumnya menjabat sebagai pelatih kepala Timnas Malaysia pada periode Desember 2017 hingga Desember 2021. Pengalaman tersebut diyakini menjadi salah satu alasan utama FAM kembali mempercayakan posisi pelatih sementara kepadanya.

Terkait target yang ingin dicapai pada ASEAN Championship 2026, Cheng Hoe memilih untuk tidak membebani tim dengan target berlebihan. Ia menegaskan bahwa fokus utama saat ini adalah mempersiapkan tim secara bertahap dan menghadapi setiap pertandingan dengan serius.

“Kami akan fokus pada persiapan dan menjalani satu pertandingan demi satu pertandingan untuk mendapatkan hasil terbaik. Kami juga menyadari bahwa setiap tim memiliki ambisi yang sama untuk lolos ke fase berikutnya,” katanya.

Pendekatan realistis tersebut menunjukkan bahwa Cheng Hoe lebih mengutamakan stabilitas tim dan proses pembangunan performa dibandingkan menetapkan target jangka pendek yang terlalu tinggi. Dengan pengalaman yang dimilikinya serta dukungan dari klub-klub peserta liga domestik, Malaysia berharap dapat tampil kompetitif dan menjadi salah satu penantang serius dalam perebutan gelar ASEAN Championship 2026.

Persiapan yang matang selama beberapa pekan ke depan akan menjadi kunci bagi Harimau Malaya untuk menghadapi persaingan ketat dari negara-negara Asia Tenggara lainnya yang juga menargetkan hasil maksimal di turnamen bergengsi tersebut.

× Image