Home > Esports

SuperDann Farewell, Tambah Daftar Pemain Filipina Gagal di RRQ Hoshi

Sebelumnya RRQ Hoshi juga sempat mendatangkan pemain asal Filipina namun sang pemain gagal membuktikan kapasitasnya
Image
Gangga Basudewa Editor : Gangga Basudewa
RRQ Sumber:Grafis: Jovi Arnanda/SKOR.id
RRQ Sumber:Grafis: Jovi Arnanda/SKOR.id

SKOR.id - RRQ Hoshi dikenal sebagai salah satu tim terbesar dalam sejarah kompetitif Mobile Legends Indonesia.

Dengan ambisi meraih gelar juara, tim berjuluk "Raja dari Segala Raja" ini kerap mendatangkan pemain-pemain berbakat, termasuk talenta dari Filipina yang dikenal sebagai salah satu negara terkuat di scene Mobile Legends dunia.

Namun, tidak semua pemain Filipina mampu menunjukkan performa terbaiknya saat berseragam RRQ Hoshi.

Beberapa nama yang datang dengan ekspektasi tinggi justru gagal memenuhi harapan dan akhirnya harus berpisah dengan tim.

Nama terakhir adalah SuperDann yang bergabung dengan RRQ Hoshi untuk MPL ID Season 17.

SuperDann gagal membuktikan diri dan RRQ juga gagal lolos ke babak playoff yang membuat sang pemain juga harus dilepas oleh manajemen.

Baca Juga: Daftar Tim Mobile Legends yang Sudah Lolos MSC 2026

Baca Juga: Update Bursa Transfer Super League Menuju Musim 2026-2027

Sebelum SuperDann, sejumlah nama asal Filipina juga sempat bergabung dan gagal memenuhi ekspektasi.

Berikut tiga pemain Filipina yang kariernya bersama RRQ Hoshi tidak berjalan sesuai rencana.

Irrad

Nama pertama adalah John "Irrad" Abarquez. Pemain yang berposisi sebagai jungler ini direkrut RRQ Hoshi untuk menghadapi MPL Indonesia Season 13. Kehadirannya sempat menarik perhatian karena Irrad dikenal memiliki mekanik tinggi dan pengalaman bermain di kompetisi Filipina.

Sayangnya, perjalanan Irrad bersama RRQ tidak berlangsung lama. Ia kesulitan menemukan performa terbaiknya di tengah tingginya tekanan kompetisi MPL Indonesia. Selain itu, RRQ juga belum mampu menemukan formula permainan yang benar-benar cocok dengan gaya bermainnya.

Meski sempat menunjukkan beberapa penampilan menjanjikan, Irrad gagal membawa RRQ meraih hasil yang diharapkan. Pada akhirnya, kedua pihak memutuskan untuk berpisah setelah masa kerja sama yang relatif singkat.

Brusko

David "Brusko" Morillo menjadi pemain Filipina berikutnya yang mencoba peruntungan bersama RRQ Hoshi. Berposisi sebagai roamer, Brusko didatangkan bersamaan dengan Irrad menjelang MPL Indonesia Season 13.

Sebagai pemain yang memiliki pengalaman internasional, Brusko diharapkan mampu memperkuat lini depan RRQ dan menghadirkan warna baru dalam strategi tim. Namun kenyataannya, performa RRQ selama periode tersebut masih belum konsisten.

Brusko beberapa kali tampil solid dalam mengawal rekan-rekannya, tetapi kontribusinya belum cukup untuk mengangkat performa tim secara keseluruhan. Setelah melalui beberapa musim kompetisi, RRQ akhirnya melakukan perubahan roster dan Brusko tidak lagi menjadi bagian dari skuad utama.

SuperDann

Dan Nathaniel "SuperDann" Yambao juga pernah menjadi bagian dari RRQ Hoshi. Pemain yang menempati posisi EXP Laner ini datang dengan reputasi cukup baik dari Filipina.

Harapannya, SuperDann bisa menjadi solusi bagi RRQ di area side lane. Namun, persaingan ketat dan tuntutan tinggi di dalam tim membuatnya sulit menunjukkan kemampuan terbaik secara konsisten.

Meski mendapatkan kesempatan bermain, SuperDann tidak mampu meninggalkan dampak besar seperti yang diharapkan para penggemar. Masa baktinya bersama RRQ pun berakhir tanpa raihan prestasi besar.

Kehadiran Irrad, Brusko, dan SuperDann menunjukkan bahwa status pemain bintang dari Filipina tidak selalu menjamin kesuksesan di MPL Indonesia. Adaptasi terhadap lingkungan baru, chemistry tim, hingga tekanan besar dari publik menjadi faktor penting yang menentukan keberhasilan seorang pemain. Sayangnya, ketiga pemain tersebut belum mampu memenuhi ekspektasi tinggi yang melekat pada seragam RRQ Hoshi.

× Image