Membandingkan Prestasi Argentina Sebelum vs Sesudah Messi Pensiun Dini

SKOR.id - Bagaimana prestasi Argentina sebelum vs sesudah Lionel Messi pensiun dini?
Tahun 2016 lalu, Lionel Messi sempat pensiun dari Timnas Argentina.
Hal ini ia putuskan usai Argentina gagal juara, kalah di final Copa America lawan Cile.
Messi gagal mencetak gol di adu penalti, Argentina kalah di empat laga final dalam sembilan tahun.
Baca Juga: Membedah Persebaran Rekor 18 Gol Lionel Messi di Piala Dunia
Baca Juga: Daftar Negara yang Sudah Lolos Fase Gugur Piala Dunia 2026
“Bagi saya, periode di timnas sudah berakhir. Saya sudah melakukan segala yang saya bisa, sakit rasanya tak jadi juara,” ujar Messi kala itu.
Saat itu sulit membayangkan bahwa 10 tahun setelahnya, Messi sudah punya gelar Piala Dunia bersama Argentina dan kini mencatat rekor sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa.
Bagaimana prestasi Argentina dalam 10 tahun sebelum dan sesudah Messi pensiun dini itu?
Messi menjalani debutnya di Timnas Argentina pada tahun 2005 saat laga persahabatan lawan Hungaria.
Dalam periode 10 tahun setelahnya, di Piala Dunia 2006 dan 2010, Argentina terhenti di babak perempat final.
Lalu di Piala Dunia 2014, Argentina melaju hingga final, sebelum kalah 0-1 dari Jerman, dan harus puas sebagai runner-up.
Di Copa America, mereka secara mengejutkan hanya sampai perempat final kala jadi tuan rumah tahun 2011.
Di luar itu, Argentina justru selalu masuk final pada 2007, 2015, dan 2016, meski mereka selalu gagal jadi juara dan hanya jadi runner-up.
Semua berubah drastis usai Messi kembali dari masa pensiun.
Di Piala Dunia, Argentina tersingkir di 16 besar tahun 2018, sebelum kemudian jadi juara tahun 2022 lalu.
Di Copa America, Argentina sempat menempati peringkat ketiga tahun 2019.
Setelah itu, Argentina jadi juara dalam dua edisi terakhir pada 2021 dan 2024.
Tak hanya itu, Argentina mampu jadi juara tahun 2022 dalam laga pertemuan juara Copa America lawan Piala Eropa bertajuk Finalissima.
Artinya sebelum pensiun dini, Messi sama sekali tak mendapat gelar bersama Argentina.
Setelahnya, ia kini sudah mengoleksi empat gelar juara.
Sumber: Wikipedia
