Home > Liga TopSkor

Seri Nasional Tidak Digelar Beriringan, Bung Yuke Tegaskan LTS Jadi Support System Kompetisi PSSI

Perhelatan Liga TopSkor Greater Jakarta musim 2026 telah mencapai puncaknya pada Minggu (21/6/2026), yang artinya kompetisi akan berlanjut ke seri nasional.
Image
Taufani Rahmanda Editor : Taufani Rahmanda
Kompetisi sepak bola usia muda Liga TopSkor. (Grafis: Wiryanto/Skor.id)
Kompetisi sepak bola usia muda Liga TopSkor. (Grafis: Wiryanto/Skor.id)

SKOR.id - Direktur Liga TopSkor, M. Yusuf Kurniawan, menegaskan kompetisi garapannya menjadi support system dari pembinaan yang juga dijalankan PSSI.

Perhelatan Liga TopSkor Greater Jakarta musim 2026 telah mencapai puncaknya pada Minggu (21/6/2026), yang artinya kompetisi akan berlanjut ke seri nasional.

Babak tersebut bakal mempertemukan tim-tim terbaik dari penyelenggaraan Liga TopSkor 2026 yang memang berlangsung di berbagai kota yang tersebar di Indonesia.

Namun untuk pelaksaan seri nasional nanti, hanya untuk kategori usia genap dan ada jeda dalam pelaksanaannya. Itu dilakukan demi mendukung kompetisi federasi.

Baca Juga: Piala Dunia 2026: Jadwal, Hasil dan Klasemen Lengkap

Baca Juga: Update Bursa Transfer Super League Menuju Musim 2026-2027

Sebab dalam pembinaan usia muda, PSSI juga bakal melangsungkan Piala Suratin dan Piala Presiden. Liga TopSkor pun menegaskan posisinya sebagai support system.

Itu diungkapkan Yusuf Kurniawan kepada awak media saat menghadiri penutupan Liga TopSkor Greater Jakarta 2026 di GSport Jagorawi Soccer Arena, Kabupaten Bogor.

“Putaran regional kami laksanakan secara paralel di 33 kota, termasuk Jakarta. Maka kami akan pentaskan juara-juara dan juga tim selection terbaik dari 33 kota itu untuk tampil di putaran nasional di usia 10, 12, 14, 16,” katanya.

“Kenapa kami gelarnya usia genap saja? Karena kami enggak mau irisan dengan Suratin. Suratin kan 13, 15, 17. Nah, mereka nanti akan bertanding di wilayah Bogor juga pada tanggal 27 Juli sampai 2 Agustus untuk 14 dan 16.”

“Kemudian di tanggal 5 sampai 9 Agustus baru di usia 10 dan 12. Kenapa? Usia 10 dan 12 kita mainkan di akhir karena di pertengahan Juli ini ada Piala Presiden U-10 dan U-12.”

“Lagi-lagi kami enggak mau irisan. Kami, kami adalah support system dari ekosistem kompetisi yang sudah dibuat oleh federasi (PSSI),” lelaki yang juga pengamat sepak bola dengan sapaan akrab Bung Yuke itu menjabarkan.

Direktur Liga TopSkor, M. Yusuf Kurniawan atau Bung Yuke (bertopi) bersama para Alumni LTS yang tembus tim nasional, Muhammad Alfharezzi Buffon, Dafa Al Gasemi, dan Al Gazani Dwi Sugandi, memberikan keterangan pers di GSport Jagorawi Soccer Arena, Kabupaten Bogor, pada 21 Juni 2026. (Foto: Taufani Rahmanda/Skor.id)
Direktur Liga TopSkor, M. Yusuf Kurniawan atau Bung Yuke (bertopi) bersama para Alumni LTS yang tembus tim nasional, Muhammad Alfharezzi Buffon, Dafa Al Gasemi, dan Al Gazani Dwi Sugandi, memberikan keterangan pers di GSport Jagorawi Soccer Arena, Kabupaten Bogor, pada 21 Juni 2026. (Foto: Taufani Rahmanda/Skor.id)

Adapun Liga TopSkor Greater Jakarta 2026 adalah regional Liga TopSkor paling besar se-Indonesia. Digelar sejak 11 Januari 2026, kompetisi diikuti 297 klub dan berlangsung selama enam bulan.

Berformat liga, pesertanya bukan hanya dari Jakarta, tetapi juga daerah sekitar seraya Bandung, Cianjur, Karawang, Purwakarta, Sukabumi, hingga Serang.

Liga TopSkor Greater Jakarta 2026 dibagi ke dalam dua strata, yakni LTS 1 (tier pertama) dan LTS 2 (kedua). Ada 7.412 pemain dan 1.233 ofisial yang terlibat.

Total jumlah pertandingannya 2.477, yaitu U-10 ada 189 laga, U-11 punya 217, U-12 terdapat 412, U-13 ada 354, U-14 memiliki 379, U-15 punya 354, U-16 terdapat 321, dan 251 pertandingan untuk U-17.

× Image