Home > Super League

Efek Bernardo Tavares, Persebaya Kumpulkan Pemain PSM untuk Super League 2026-2027

Keberhasilan juara di PSM Makassar diharapkan juga bisa diraih Bernardo Tavares saat menangani Persebaya Surabaya.
Image
Taufani Rahmanda Editor : Taufani Rahmanda
Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares. (Grafis: Kevin Bagus Prinusa/Skor.id)
Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares. (Grafis: Kevin Bagus Prinusa/Skor.id)

SKOR.id - Persebaya Surabaya terus membangun kekuatannya dalam menyongsong musim baru. Menariknya, mereka mengumpulkan para pemain PSM Makassar.

Kompetisi di Indonesia memang sedang memasuki fase bursa transfer periode awal musim, sehingga para klub peserta bisa melakukan pelepasan dan perekrutan pemain.

Termasuk dilakukan Bajul Ijo, julukan Persebaya, yang cukup aktif bergerak dalam mengutak-atik komposisi timnya untuk persiapan tampil di Super League 2026-2027.

Menariknya, dalam perekrutan, mereka seolah mengumpulkan para pemain PSM, yang tentu saja itu merupakan efek dari keberadaan Bernardo Tavares di kursi kepelatihan.

Baca Juga: Piala Dunia 2026: Jadwal, Hasil dan Klasemen Lengkap

Baca Juga: Update Bursa Transfer Super League Menuju Musim 2026-2027

Persebaya baru menunjuk juru taktik asal Portugal itu sebagai pelatih kepala pada Desember 2025, yang langsung diikat klub dengan kontrak jangka panjang hingga Juni 2028.

Bernardo Tavares diketahui berstatus mantan pelatih PSM, tepatnya mengabdi pada 2022 hingga 2025, dan berhasil membawa tim menjadi juara pada musim 2022-2023.

Kini, menyongsong Super League 2026-2027, memang ada ambisi besar. Pelatih berusia 46 tahun itu bisa membawa Persebaya jadi juara sebagai perayaan 100 tahun klub.

Untuk memenuhinya, anak-anak asuh saat di PSM pun turut dibawa ke Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya. Hingga tulisan ini dibuat, sudah ada empat nama yang diangkut.

Mereka adalah Reza Arya (kiper), Syahrul Lasinari (bek), dan Ricky Pratama (penyerang) yang didatangkan langsung dari tim berjuluk Juku Eja atau baru dilepas dari klub.

Sedangkan satu lainnya merupakan mantan anak asuh di PSM yang sudah sempat keluar lebih dulu yakni Ramadhan Sananta, yang musim lalu memperkuat DPMM di Liga Malaysia.

“Persebaya menjadi pilihan saya karena proyek dan ambisinya sangat jelas. Selain itu, kehadiran Coach Bernardo Tavares juga menjadi salah satu faktor penting,” ucapnya mengakui efek sang pelatih.

“Beliau adalah pelatih yang pernah membantu perkembangan karier saya dan memberikan kepercayaan besar kepada saya," Ramadhan Sananta melanjutkan dari situs resmi Persebaya.

Sejatinya setelah Super League 2025-2026 selesai, pun sampai tulisan ini dibuat, ada satu nama lain yang juga telah dilepas yaitu Daffa Salman, yang bukan tak mungkin menyusul.

“Saya senang dengan pemain-pemain yang berhasil direkrut Persebaya. Sekarang tugas mereka adalah menunjukkan melalui kerja keras, latihan, dan performa di lapangan,” ucap Bernardo Tavares.

× Image