Noda Hitam Insiden Handuk Ismael Saibari sebelum Jadi Bintang Piala Dunia 2026

SKOR.id - Noda hitam dimiliki Ismael Saibari dalam sebuah insiden handuk sebelum kini jadi bintang di Piala Dunia 2026.
Ismael Saibari jadi bintang Timnas Maroko dalam dua laga perdana di Piala Dunia 2026.
Ia mencetak gol kala Maroko imbang 1-1 lawan Brasil, dan kembali cetak gol saat Maroko menang 1-0 lawan Skotlandia.
Kini jadi bintang, ada noda hitam dalam karier Ismael Saibari.
Baca Juga: Terungkap, Alasan Lionel Messi Menangis usai Cetak Gol di Piala Dunia 2026
Baca Juga: 7 Fakta usai AS Lolos Fase Gugur Piala Dunia 2026
Insiden handuk ini terjadi di final Piala Afrika 2025 pada 18 Januari 2026 lalu.
Laga ini dihelat di Rabat, Maroko, dengan Maroko ditantang Senegal di partai puncak.
Sepanjang laga terjadi berbagai keributan yang membuat federasi Maroko mendapat hukuman, begitu juga dengan para pemain.
Khusus Ismael Saibari, ia dihukum larangan berlaga tiga kali dan denda 1,7 miliar rupiah atas tindak-tanduknya selama laga final.
Saat itu, ada insiden Saibari yang melibatkan handuk milik kiper Senegal, Edouard Mendy.
Sepanjang laga di bawah guyuran hujan, mulai dari anak gawang, hingga para pemain Maroko coba mengambil dan tak memperbolehkan Mendy memakai handuk.
Kiper cadangan Senegal, Yehvann Diouf, bahkan sampai harus berdiri di belakang gawang untuk menjaga handuk milik Mendy.
Akan tetapi, para anak gawang sampai menyeret Diouf demi merebut handuk ini.
Saibari dalam satu kesempatan berdiri di depan Diouf dan tak memperbolehkannya memberi handuk kepada Mendy.
Hal ini terjadi sepanjang laga dan bahkan dalam laga-laga sebelumnya seperti saat lawan Nigeria.
Saibari kemudian mendapat hukuman.
Akan tetapi, hukuman larangan berlaga ini hanya berlaku di kompetisi di Afrika, sehingga Saibari bisa dengam bebas bermain di Piala Dunia 2026.
Sumber: BBC
