Masih Ada Kontrak, Persija dan Hanif Sjahbandi Sepakat Mutual Termination

SKOR.id - Persija Jakarta dan Hanif Sjahbandi resmi berpisah setelah sepakat melakukan mutual termination, yang diumumkan klub pada Rabu (17/6/2026) malam.
Mutuan termination adalah pemutusan kontrak atau hubungan kerja yang dilakukan berdasarkan kesepakatan bersama antara kedua belah pihak yang terlibat.
Dengan penuh rasa saling menghormati, Persija dan Hanif sepakat mengakhiri kebersamaan melalui skema mutual termination karena kontrak masih tersisa hingga Juli 2027.
Selama empat musim berseragam klub berjuluk Macan Kemayoran, gelandang yang didatangkan dari Arema FC itu dinilai menghadirkan warna tersendiri dalam komposisi tim.
Baca Juga:Update Bursa Transfer Super League Menuju Musim 2026-2027
Baca Juga: Piala Dunia 2026: Jadwal, Hasil dan Klasemen Lengkap
Terlepas dari siapa pun pelatih yang menangani Persija, ia selalu mampu mendapatkan kepercayaan untuk setidaknya memiliki tempat tersendiri di dalam skuad.
Bahkan, pemain berusia 29 tahun itu tidak hanya berperan sebagai gelandang, tetapi juga kerap ditempatkan sebagai bek dan mampu menjalankan perannya dengan baik saat dibutuhkan.
Presiden Persija Persija, Mohamad Prapanca, pun menyampaikan apresiasi atas kerja keras dan dedikasi yang diberikan Hanif selama empat musim bersama Macan Kemayoran.
Tidak ada keraguan dari klub terhadap disiplin, etos kerja, serta mentalitas pejuang yang selalu ia tunjukkan di setiap latihan dan pertandingan. Tetapi perpisahan tidak terelakkan.
“Kami bangga pernah berjalan bersama Hanif, seorang pemain yang selalu menunjukkan komitmen dan dedikasi tinggi dalam setiap perjuangannya,” kata Prapanca dari rilis resmi Persija.
“Namun, saat ini kami telah memilih jalan masing-masing. Dengan reputasi positif yang ia miliki, kami percaya Hanif akan terus berkembang dan kembali bersinar di klub barunya,” ia melanjutkan.
Pada musim perdananya di Liga 1 2022-2023, pemain kelahiran Bandung itu tampil dalam 28 Pertandingan dan turut menyumbang satu gol serta satu assist untuk Macan Kemayoran.
Pada musim berikutnya, kontribusinya meningkat dengan tiga gol dan tiga assist dari 26 penampilan. Performa konsisten itu berlanjut pada 2024-2025, dengan main 33 kali dan mencetak dua gol.
Sedangkan pada musim terakhirnya di Super League 2025-2026, ia harus lebih banyak menepi akibat cedera lutut yang dialami pada akhir putaran pertama hingga kompetisi berakhir.
Akhirnya pada musim lalu, lelaki yang juga dipercaya sebagai Presiden APPI (Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia) itu hanya mencatatkan 11 penampilan dengan kontribusi tiga assist.
