Thomas Tuchel Tak Gegabah Tangani Bukayo Saka, Sebut Timnya Bukan Unggulan di Piala Dunia 2026

SKOR.id - Pelatih Timnas Inggris, Thomas Tuchel, mengungkap sebagian persiapan timnya jelang tampil di Piala Dunia 2026.
Inggris menghuni Grup L Piala Dunia 2026, bersama dengan Kroasia, Ghana, dan Panama. The Three Lions di atas kertas lebih diunggulkan meski lawan mereka punya potensi membuat kejutan.
Meski dikenal memiliki segudang pemain hebat dan salah satu kompetisi sepak bola paling bergengsi di dunia, Inggris masih kesulitan membuktikan diri di level internasional.
Musim ini klub-klub Inggris tampil mengesankan di kompetisi Eropa. Arsenal tampil di final Liga Champions meski akhirnya kalah dari PSG, Aston Villa menjadi juara Liga Europa, dan Crystal Palace di UEFA Conference League.
Baca Juga: UEFA Konfederasi yang Paling Tangguh di Piala Dunia, Wakil AFC Terlemah Kedua
Baca Juga: Piala Dunia 2026: Jadwal, Hasil dan Klasemen Lengkap
Di kompetisi lokal, Arsenal juga berhasil mengakhiri penantian gelar juara Liga Inggris setelah menjadi yang terbaik musim 2025-2026.
Bintang Arsenal, Bukayo Saka, melewatkan puncak musim 2025-2026 karena mengalami cedera, masalah ini menjadi perhatian serius Thomas Tuchel menuju Piala Dunia 2026.
Pelatih asal Jerman itu tak mau gegabah dalam menangani Bukayo Saka, mengingat ia merupakan salah satu pemain penting Timnas Inggris saat ini.
"Kami masih harus sedikit berhati-hati terhadap Bukayo yang mengalami cedera pada bulan Maret dan terus berlanjut sepanjang musim klub," ujar Thomas Tuchel.
"Dia bersedia bermain di akhir musim dan melakukannya dengan sangat baik, tetapi dia diistirahatkan di antara pertandingan. Hal itu masih berlanjut hingga saat ini, kami sedang mempersiapkannya."
"Kami baru saja selesai latihan dan semua orang terlibat, termasuk Bukayo," ujarnya menambahkan.
Melihat kondisi Bukayo Saka, Thomas Tuchel masih akan melihat perkembangan sang pemain sebelum memastikannya.
Thomas Tuchel melakukan pergantian 11 pemain pada saat Inggris menang 1-0 atas Selandia Baru. Ia juga memastikan semua pemain dapat tampil, tak terkecuali untuk bek Manchester City, John Stones, yang tampil apik musim lalu.
"Tentu saja [Stones bisa tampil]. Semua orang bisa tampil, semua orang bugar dan siap, dan John adalah salah satunya," ujar Tuchel.
"Sebelum itu, kami masih memiliki dua pertandingan lagi untuk dimainkan dan semoga kami bisa melangkah lebih jauh. Semoga kita semua tetap sehat dan siap sepenuhnya untuk pertandingan melawan Kroasia."
"Tidak ada yang butuh istirahat. Semua pemain siap bermain, dan itu kabar baik. Tidak ada keluhan [cedera] setelah pertandingan pertama," ujarnya menambahkan.
Lebih jauh, Thomas Tuchel mengungkapkan mimpi besar timnya untuk dapat menjadi juara Piala Dunia.
Inggris memenangi Piala Dunia 1966 dan sejak saat itu mereka belum berhasil mengulang keberhasilan menjadi yang terbaik di ajang ini.
Tuchel menyebut timnya saat ini bukanlah unggulan untuk memenangai Piala Dunia, tetapi ia melihat persamaan dengan yang terjadi 60 tahun lalu.
"Mungkin perbandingannya kurang tepat, tetapi jika Anda pergi ke Wimbledon dan belum memenangkannya selama 60 tahun, Anda bukanlah favorit, tetapi Anda tentu saja bisa memenangkannya. Itulah yang ingin kami lakukan," ujar Tuchel.
"Kami tahu apa yang dibutuhkan, dan itu juga memerlukan pola pikir yang tenang dan fokus pada langkah-langkah kita. Jika kami ingin mencapai puncak gunung, kami perlu memulai perjalanan selangkah demi selangkah. Jika tidak, kami akan mudah teralihkan."
"Saya memiliki keyakinan. Kami semua memiliki keyakinan dan mimpi, tetapi itu datang dengan kerja keras, tanggung jawab, komitmen, dan disiplin dan terkadang kekecewaan. Itu semua bagian dari prosesnya. Tetapi kami berani bermimpi, dan itu penting," ungkapnya menambahkan.
Sumber: BBC
