Home > Super League

Shin Tae-yong Tolak Gaji Lebih Tinggi, Gabung Persija Efek Pernah Latih Timnas Indonesia

Pelatih baru Persija Jakarta, Shin Tae-yong, juga bicara soal posisinya sebagai Direktur Teknik Timnas Football 7 Indonesia.
Image
Taufani Rahmanda Editor : Taufani Rahmanda
Shin Tae-yong sebagai pelatih kepala Persija Jakarta. (Foto: Firas Naufal/Grafis: Deni Sulaeman/Skor.id)
Shin Tae-yong sebagai pelatih kepala Persija Jakarta. (Foto: Firas Naufal/Grafis: Deni Sulaeman/Skor.id)

SKOR.id - Pelatih asal Korea Selatan, Shin Tae-yong, mengakui mendapatkan banyak tawaran melatih tim lain sebelum akhirnya memilih menangani Persija Jakarta.

Shin Tae-yong telah resmi diumumkan sebagai pelatih kepala Persija pada Senin (8/6/2026). Ia diikat kontrak jangka panjang berdurasi tiga tahun dengan target juara.

Dalam sesi jumpa pers, pelatih asal Korea Selatan itu mengakui sejatinya sempat mendapat berbagai tawaran sebelum menangani tim berjuluk Macan Kemayoran.

Ia bahkan menyebut menolak tawaran dengan gaji yang lebih tinggi dibanding dengan yang ditawarkan Persija. Namun, semua datang dari luar Indonesia.

Baca Juga: Piala AFF U-19 2026: Jadwal, Hasil dan Klasemen Lengkap

Baca Juga: 23 Pemain Timnas Indonesia buat FIFA Matchday Juni 2026, Mathew Baker Berpeluang Debut Senior

Faktor itu yang akhirnya membuat Shin Tae-yong memilih Persija, sebab masih ada perasaan tersisa terhadap Indonesia usai sempat lima tahun menangani Garuda.

“Sebenarnya, sebelum saya bertemu pemilik tim Persija Jakarta, saya mendapat tawaran dari tiga atau empat tim,” kata mantan pelatih Timnas Korea Selatan itu.

“Di tengah-tengah itu, pemilik menghubungi saya secara pribadi, jadi kami mengadakan pertemuan. Selama pertemuan itu, saya akhirnya bergabung dengan tim Persija.”

“Bisa dibilang, selama tinggal di Jakarta selama lima tahun, saya benar-benar mencintai Jakarta dan Indonesia.”

“Meskipun levelnya sama dan mereka menawarkan gaji yang sedikit lebih tinggi, saya merasa harus datang ke Indonesia; perasaan itu sangat kuat tertanam di hati saya.”

“Akhirnya, bisa dikatakan sentimen terkuat saya adalah saya mencintai Indonesia (karena itu lebih memilih Persija daripada tawaran lain),” Shin Tae-yong menjelaskan.

Presiden Persija Jakarta, Mohamad Prapanca (berkaca mata), bersama pelatih kepala baru Shin Tae-yong (tengah) yang diperkenalkan di JIS, Jakarta, pada 8 Juni 2026. (Foto: Taufani Rahmanda/Skor.id) Sumber:
Presiden Persija Jakarta, Mohamad Prapanca (berkaca mata), bersama pelatih kepala baru Shin Tae-yong (tengah) yang diperkenalkan di JIS, Jakarta, pada 8 Juni 2026. (Foto: Taufani Rahmanda/Skor.id) Sumber:

Sementara itu pelatih berusia 55 tahun itu memastikan bahwa posisinya sebagai Direktur Teknik Timnas Football 7 Indonesia sudah tak berlaku dan memang tak ada kontrak.

Ia memang sempat ramai dibicarakan beberapa waktu lalu karena kembali melatih di Indonesia, namun pada cabang olahraga yang berbeda yakni mini soccer.

Shin Tae-yong memastikan kala itu kehadirannya bukan terikat kontrak dalam jangka waktu tertentu, melainkan hanya untuk membantu pemasaran.

“Mengenai mini soccer, daripada mengatakan kontrak telah berakhir, ini adalah masalah di mana saya berjanji untuk melakukan banyak promosi,” ucapnya.

“Saya juga telah membahas mini soccer dengan pemilik klub. Karena mini soccer masih merupakan bentuk sepak bola yang sama, saya akan melakukan yang terbaik untuk mendukung mereka.”

“Dan masih ada bagian di mana saya perlu mengunjungi stadion mini soccer untuk memberikan semangat. Karena itu tidak terlalu terikat dengan kontrak atau semacamnya.”

“Kalian dapat menganggapnya (posisi di football 7) sama sekali tidak berpengaruh dengan posisi saya sebagai pelatih dalam menangani Persija,” Shin Tae-yong memungkasi.

× Image