Kembali Gagal Wujudkan Mimpi Juara Indonesia Open, Jonatan Christie Isyaratkan Rehat Sejenak

SKOR.id - Perjalanan Jonatan Christie di Indonesia Open 2026 berakhir antiklimaks. Impresif sejak babak pertama, pebulu tangkis tunggal putra Indonesia itu justru melempem di partai puncak.
Ya, Jojo, sapaan akrabnya, secara mengejutkan kalah telak 19-21, 8-21, dari pemain muda asal Kanada, Victor Lai, pada laga final, Minggu (7/6/2025) di Istora Senayan, Jakarta.
Sepanjang pertarungan, Jojo tampak kerepotan meladeni energi dan kecepatan sang lawan, terutama pada gim kedua.
Alhasil, sosok 28 tahun itu kembali harus mengubur mimpi juara Indonesia Open, satu gelar yang sudah didambakannya sejak lama.
Sebagai informasi, tahun ini merupakan partisipasi ke-11 Jojo di turnamen BWF World Tour Super 1000 tersebut, dan juga merupakan langkah terjauhnya.
Sebelum itu, pencapaian terbaik Jojo adalah semifinal edisi 2021.
Sayang, saat dirinya sudah begitu dekat, lagi-lagi hanya kekecewaan yang didapat.
"Terima kasih untuk yang sudah dukung saya. Maaf saya belum bisa memberikan hasil yang paling maksimal, yaitu medali emas. Tapi ya, ini yang bisa saya lakukan, ini yang bisa saya buat, jadi ya terima kasih banyak," kata Jojo.
"Memang saya merasa ada pressure dari awal main, ketegangannya juga cukup besar. Dan ya, saya rasa saya enggak bisa meng-handle hal tersebut di dalam lapangan tadi," tambahnya.
Kegagalan kali ini sedikit membuatnya terpukul. Jojo mengaku akan menepi sementara dari bulu tangkis, coba memulihkan kembali mental dan pikirannya.
Dia belum tahu, atau belum mau membocorkan, bakal comeback di turnamen apa nantinya.
"Memang masih ada Kejuaraan Dunia dan Asian Games, tapi mungkin fokusnya saat ini adalah untuk menenangkan pikiran dulu, menjauh sebentar dari bulu tangkis supaya lebih tenang. Membersihkan pikiran yang sudah dipakai setelah mungkin ya tiga minggu pertandingan sampai hari ini," Jojo memungkasi.
Indonesia Open 2026 merupakan kegagalan kedua Jonatan Christie di final BWF World Tour tahun ini. Sebelumnya, dia juga tumbang di partai puncak India Open 2026, Januari lalu.
