Dukung Pengembangan Student Athlete, Campus League dan UPH Jalin Kerja Sama Resmi

SKOR.id - Universitas Pelita Harapan (UPH) resmi menjadi mitra terbaru dari Campus League dalam mendukung pengembangan student athlete.
Kedua pihak menandatangani perjanjian kerja sama atau Memorandum of Understanding (MoU) di Tangerang pada Sabtu (6/6/2026).
Penandatanganan dilakukan CEO Campus League, Ryan Gozali, dan Associate Vice President of Student Development, Alumni & Corporate Relations UPH, Andry M. Panjaitan.
Ini menjadi kerja sama ketiga Campus League dengan perguruan tinggi, seiring dengan penyelenggaraan Campus League 2026 Basketball.
Baca Juga: Hasil Drawing The Nationals Campus League 2026 Basketball, Kategori Putra Berebut Slot ke Asia
Baca Juga: Perbasi Pastikan Polemik pada Campus League 2026 Basketball Regional Jakarta Sudah Beres
Sebelumnya juga resmi menjalin kolaborasi dengan Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta dan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung.
"Ini adalah kesempatan pertama kami menandatangani MoU dalam bidang olahraga," kata Andry yang menilai momen ini bermakna bagi UPH.
Ia menyebut kerja sama dengan Campus League sebagai langkah maju yang sejalan dengan komitmen UPH dalam pengembangan student-athlete.
"Campus League adalah secercah masa depan bagi olahraga Indonesia. Bagi kami, ini kesempatan untuk melangkah lebih jauh."
MoU ini membuka ruang kolaborasi yang lebih dari sekadar kompetisi. UPH berpeluang memanfaatkan ekosistem Campus League untuk kegiatan pembelajaran, pengabdian masyarakat, hingga penelitian.
"Campus League pasti punya database besar yang bisa dimanfaatkan untuk pelajaran, pengabdian, dan penelitian yang lebih bermakna," Andry menambahkan.
Dalam pandangannya, Campus League sudah selangkah lebih maju dalam membantu perguruan tinggi mewujudkan Tri Dharma (tiga kewajiban dasar yang harus dijalankan oleh setiap akademisi).
Sementara itu di sisi lain, Ryan Gozali menegaskan bahwa kerja sama dengan kampus adalah bagian dari visi jangka panjang Campus League.
Dalam tiga hingga empat tahun ke depan, Campus League berencana menerapkan sistem home and away ketika setiap kampus menjadi tuan rumah pertandingan secara bergantian.
Sistem ini, menurut Ryan, membawa dampak nyata bagi kampus. Fanbase terbentuk secara organik, alumni terdorong untuk mendukung almamater, dan kampus berpeluang menghasilkan pendapatan dari sponsorship.
“Revenue itu bisa digunakan untuk mengongkosi tim, menggaji pelatih, atau membiayai perjalanan tim untuk away. Tim kampus juga bisa menjual merchandise," Ryan menambahkan.
Lebih jauh, sistem ini juga mendorong kampus untuk terus meningkatkan infrastruktur seperti lapangan yang layak, fasilitas yang memadai, dan venue yang ramah terhadap kamera siaran.
"Ini (kerja sama Campus League dan UPH) adalah hal yang baik. Semoga kita semua bisa memperoleh manfaatnya," Andry melanjutkan sekaligus memungkasi.
