Dinilai John Herdman Cocok untuk Permainan Timnas Indonesia, Gelandang Persija Punya Tiga Kelebihan

SKOR.id - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, memuji penampilan gelandang Persija Jakarta, Rayhan Hannan, yang sudah “dicobanya” dalam pemusatan latihan.
John Herdman diketahui melakukan penambahan pada skuad Timnas Indonesia yang ditetapkan untuk persiapan menuju ASEAN Championship 2026 atau Piala AFF 2026.
Salah satu nama yang ditambahkan, sebelumnya tak masuk daftar 23 pemain yang dipanggil, adalah Rayhan Hannan, yang dinilai cocok dengan permainan yang diinginkan.
“Dia adalah pemain muda yang bagus. Saya senang dengan intensitasnya,” kata pelatih asal Inggris itu usai menutup agenda pemusatan latihan menuju ASEAN Championship 2026.
Baca Juga: Timnas Indonesia Tutup TC Menuju Piala AFF 2026 dengan Latihan Tanding Terbuka untuk Pertama Kalinya
Baca Juga: John Herdman Siapkan Dua Pemain Naturalisasi Baru untuk Timnas Indonesia
“Satu hal yang ditekankan dalam cetak biru taktis yang kami tanamkan di Indonesia adalah membutuhkan intensitas, dan saya rasa Hanan melakukannya secara alami.”
“Anda tidak perlu memberitahunya sebagai pelatih; dia memiliki keinginan untuk memenangkan bola,” John Herdman menjelaskan di Stadion Madya, Jakarta, Sabtu (30/5/2026).
Lebih lanjut disebutkan ada tiga kelebihan yang dimiliki Rayhan Hannan sehingga gelandang serang berusia 22 tahun itu dirasa cocok dengan permainan yang ingin diterapkan di Timnas Indonesia.
“Saya juga menikmati, terutama untuk Persija, kemampuan kreatifnya di lima pertandingan terakhir musim ini,” kata mantan pelatih Timnas Kanada itu.
“Saya rasa dia menunjukkan bahwa dia bisa mencetak gol, dia bisa memecah garis pertahanan, dan ketiga, ketika dia kehilangan bola, dia bersedia untuk merebutnya kembali.”
“Saya rasa di Indonesia saya melihat banyak pemain menyerang ketika mereka kehilangan bola, itu bukan masalah mereka. Tapi untuk Hanan, dia menikmati bagian dari permainan tersebut,” ia memaparkan.
Sementara itu John Herdman kembali menegaskan target Timnas Indonesia pada ASEAN Championship 2026, yakni menatap pertandingan demi pertandingan.
Ia tidak bisa mematok bakal menjadi juara di Pial AFF 2026, pasalnya ada banyak faktor yang bisa terjadi, namun yakin jika setiap laga bisa dijalani dengan baik, maka itu bakal tercapai.
“Saya sudah katakan, saya akan konsisten mengatakannya: Anda menjalaninya satu pertandingan demi satu pertandingan. Setiap lawan di AFF memiliki tantangannya sendiri,” kata pelatih berusia 50 tahun itu.
“Tim yang tidak diunggulkan, dan kemudian tim yang merupakan pertandingan derbi sesungguhnya seperti Malaysia atau Thailand, misalnya. Maksud saya, tim-tim ini semoga kita bisa bertemu mereka di turnamen.”
“Tapi seperti yang saya katakan kepada para pemain: setiap pertandingan, satu per satu. Kita memenangkan pertandingan itu, kita pindah ke berikutnya. Jadi saya tidak bisa melihat target akhir dengan mengatakan akan memenangkan AFF.”
“Jika kita menyelesaikan tugas dengan baik di setiap pertandingan, kita memberi diri kita kesempatan besar. Karena, Anda tahu, sepak bola adalah tentang keberuntungan sama halnya dengan performa Anda,” ia memungkasi.
