Kilas Balik Piala Dunia 1978: Tuan Rumah Argentina Sabet Gelar Juara

SKOR.id - Berikut ini kilas balik Piala Dunia 1978, yang akhirnya dimenangkan oleh Argentina.
Skor.id menghadirkan kembali artikel kilas balik Piala Dunia, menjelang bergulirnya Piala Dunia 2026.
Menyambut Piala Dunia 2026, Skor.id juga menghadirkan update berita baru, sejarah, fakta menarik, hingga statistik seputar Piala Dunia.
Berita kilas balik Piala Dunia lainnya dapat dibaca di sini.
Baca Juga: Alasan Tuchel Pilih Ivan Toney untuk Timnas Inggris di Piala Dunia 2026
Baca Juga: Kilas Balik Piala Dunia 1974: Jerman Barat Tundukkan Belanda di Final
Sebelumnya telah dibahas Piala Dunia 1974, yang berakhir untuk kemenangan Jerman Barat atas Belanda.
Piala Dunia 1978 adalah edisi kesebelas sejak pertama kali diselenggarakan tahun 1930 di Uruguay.
Argentina diumumkan sebagai penyelenggara Piala Dunia 1978 oleh FIFA pada 6 Juli 1966 di London, Inggris.
Meksiko yang sebelumnya juga mencalonkan diri sebagai tuan rumah memilih mundur karena diberi kesempatan untuk menggelar Piala Dunia 1970.
Dua tahun sebelum berlangsungnya Piala Dunia 1978 terjadi kudeta pemerintahan yang dikenal sebagai Proses Reorganisasi Nasional.
Selain menjadi tuan rumah untuk pertama kalinya, ini juga kali pertama Tim Tango menjadi pemenang turnamen ini.
Argentina berhasil mengalahkan Belanda 3-1 di partai final setelah melalui pertarungan selama 120 menit.
Mario Kempes menjadi aktor utama kesuksesan Argentina setelah menjadi top skorer dengan menyarangkan 6 gol sepanjang turnamen.
Venue Pertandingan
Pada tahun 1972 ada delapan stadion yang disiapkan untuk menggelar turnamen empat tahunan ini, termasuk La Plata dan Tucuman.
La Plata adalah venue yang digembor-gemborkan sebagai stadion unik, namun batal digunakan setelah adanya masalah internal.
Untuk Tucuman, stadion berkapasitas 70.000 penonton itu tidak jadi dipakai pada tahun 1974 dan dinonaktifkan pada tahun berikutnya lantaran intensitas tindakan gerilyawan dan Angkatan Bersenjata di provinsi tersebut.
Akhirnya hanya enam stadion yang dipakai untuk melangsungkan turnamen Piala Dunia 1978, termasuk Stadion Cordoba yang kini berganti nama menjadi Stadion Mario Alberto Kempes.
1. Stadion Monumental
Kapasitas: 70.054
Diresmikan: 1938
2. Stadion Jose Amalfitani
Kapasitas: 60.000
Diresmikan: 1951
3. Stadion Cordoba (Mario Alberto Kempes)
Kapasitas: 57.000
Diresmikan: 1978
4. Stadion Jose Maria Minella
Kapasitas: 35.180
Diresmikan: 1978
5. Stadion Gigante de Arroyito
Kapasitas: 45.465
Diresmikan: 1926
6. Stadion Malvinas Argentinas
Kapasitas: 42.000
Diresmikan: 1978
Hasil Pertandingan
Format Piala Dunia 1978 diikuti 16 tim yang terbagi dalam 4 grup, kemenangan mendapat 2 poin, imbang 1 poin, dan kalah 0 poin.
Dua tim teratas berhak melaju ke babak berikutnya alias ke putaran perempat final.
Berbeda dengan kompetisi hari ini, babak perempat final di Piala Dunia 1978 ditentukan melalui fase grup lagi.
Empat tim yang berhasil melalui fase grup kembali bertarung dengan format tersebut untuk menentukan tim yang berhak tampil di final.
Tim yang finis di posisi pertama langsung lolos ke partai puncak berhadapan dengan juara grup lainnya.
Sedangkan runner up masing-masing grup harus bertarung untuk memperebutkan posisi ketiga.
Dari Grup A tim yang berhasil menjadi pemuncak adalah Belanda sementara dari Grup B juaranya adalah Argentina.
Kedua tim bertemu di babak final dan Argentina keluar sebagai pemenang dengan skor 3-1. Ini adalah gelar Piala Dunia pertama bagi Argentina.
Perempat Final
Grup A
Austria 1-5 Belanda
Italia 0-0 Jerman Barat
Belanda 2-2 Jerman Barat
Italia 1-0 Austria
Austria 3-2 Jerman Barat
Italia 1-2 Belanda
Grup B
Peru 0-3 Brasil
Argentina 2-0 Polandia
Peru 0-1 Polandia
Argentina 0-0 Brasil
Polandia 1-3 Brasil
Argentina 6-0 Peru
Perebutan Posisi Ketiga
Brasil 2-1 Italia
Final
Argentina 3-1 Belanda
Data dan Statistik
Tuan Rumah: Argentina
Waktu Penyelenggaraan: 1-25 Juni 1978
Peserta: 16 negara (dari 5 konfederasi)
Juara: Argentina
Jumlah Pertandingan: 38
Jumlah Gol: 102 (2,68 per pertandingan)
Jumlah Penonton: 1.545.791 (40.679 per pertandingan)
Top Skorer: Mario Kempes (6 gol)
