Home > Super League

Persija Juara EPA Super League U-20 2025-2026, Pembalasan terhadap Malut United

Operator kompetisi sepak bola Indonesia, I.League menegaskan pembinaan kualitas pemain tetap menjadi fokus utama dalam pelaksanaan EPA.
Image
Taufani Rahmanda Editor : Taufani Rahmanda
Kompetisi usia muda Elite Pro Academy atau EPA untuk klub Super League 2025-2026. (Grafis: Kevin Bagus Prinusa/Skor.id)
Kompetisi usia muda Elite Pro Academy atau EPA untuk klub Super League 2025-2026. (Grafis: Kevin Bagus Prinusa/Skor.id)

SKOR.id - Kompetisi usia muda Elite Pro Academy (EPA) Super League 2025-2026 rampung pada Minggu (17/5/2026), setiap kategori umur dimenangkan klub berbeda.

Berlangsung terpusat di Lapangan Garudayaksa Football Academy, Bekasi, gelaran EPA Super League 2025-2026 ditutup dengan laga puncak level U-20.

Adalah Persija Jakarta U-20 yang mampu memastikan diri sebagai kampiun EPA Super League U-20 2025-2026, setelah mengalahkan Malut United U-20 di final.

Kemenangan 1-0 dicatatkan berkat gol Theodore Evan Leeming di menit ke-41, yang membuat klimaks perjalanan Macan Kemayoran Muda di kompetisi tersebut.

Baca Juga: Super League 2025-2026: Jadwal, Hasil dan Klasemen Lengkap

Baca Juga: EPA Championship Edisi Perdana Jadi Milik Sumsel United U-19, Gelar Individu Diborong Persiku U-19

Sebelumnya mereka menjadi juara Grup A dengan koleksi 83 poin dari 32 laga (27 menang, dua seri, tiga kalah). Total catatan golnya mencetak 110, kemasukan 16.

Namun lebih dari angka, kemenangan Persija U-20 menjadi lebih spesial karena berarti sebagai pembalasan terhadap Malut United, yakni yang terjadi di kategori lain.

Tepatnya pada EPA Super League U-18 2025-2026, Persija U-18 harus puas jadi runner up lantaran kalah adu penalti 2-3 dari Malut United U-18 usai imbang 0-0.

Pelatih Persija U20, Furqon Alkatiri, mengaku bersyukur atas pencapaian anak asuhnya. Ia berharap kompetisi EPA dapat melahirkan pemain-pemain muda berkualitas untuk sepak bola Indonesia.

“Saya bersyukur atas pencapaian tim dan harapannya semoga bisa menciptakan pemain-pemain Persija yang jadi tulang punggung Timnas Indonesia,” ujar pelatih Persija U-20, Furqon Alkatiri.

“EPA menjadi wadah penting untuk melihat potensi pemain muda sebelum ke level senior. Ada beberapa nama yang sudah saya rekomendasikan ke direktur teknik untuk ke tim utama,” ia menambahkan.

Persija Jakarta U-20 merayakan keberhasilan menjuari EPA Super League U-20 2025-2026 di Lapangan Garudayaksa Football Academy, Bekasi, pada 17 Mei 2026. (Foto: PSSI Pers)
Persija Jakarta U-20 merayakan keberhasilan menjuari EPA Super League U-20 2025-2026 di Lapangan Garudayaksa Football Academy, Bekasi, pada 17 Mei 2026. (Foto: PSSI Pers)

Adapun untuk EPA Super League U-16 2025-2026, telah lebih dulu diselesaikan dengan digelarnya pertandingan final di tempat yang sama pada Sabtu (16/5/2026).

Tim yang keluar sebagai juaranya adalah Persik Kediri U-16, setelah menang adu penalti 5-3 menghadapi Persis Solo U-16 setelah waktu normal berakhir seri 1-1.

Sementara itu Direktur Kompetisi I.League, Asep Saputra, menegaskan bahwa pembinaan kualitas pemain tetap menjadi fokus utama dalam pelaksanaan EPA.

“Kami tidak hanya mengurusi pertandingannya tapi juga kualitasnya. Karena kita menginginkan para pemain memiliki kualitas yang diharapkan dan pelatih baik dalam penyampaian taktiknya,” ujarnya.

“Yang masih menjadi evaluasi, ada beberapa catatan, yakni pelanggaran disiplin masih cukup tinggi. Mudah-mudahan akan lebih baik di musim yang akan datang,” Asep Saputra menambahkan.

× Image