Home > Other Sports

Sejarah, Jakarta Bhayangkara Presisi Jadi Klub Voli Indonesia Pertama yang Lolos Kejuaraan Dunia

Jakarta Bhayangkara Presisi memastikan satu tiket ke FIVB Mens Volleyball Club Championship 2026 usai mencapai final AVC Mens Champions League 2026.
Image
Teguh Kurniawan Editor : Teguh Kurniawan
Klub voli putra Indonesia, Jakarta Bhayangkara Presisi. Sumber:Grafis Skor.id
Klub voli putra Indonesia, Jakarta Bhayangkara Presisi. Sumber:Grafis Skor.id

SKOR.id - Tinta emas diukir Jakarta Bhayangkara Presisi dalam sejarah bola voli Indonesia. Mereka menjadi klub pertama yang akan mewakili Merah Putih di kancah dunia.

Itu setelah tim asuhan Reidel Toiran melaju ke partai puncak AVC Men's Champions League 2026 di Pontianak.

Sebagai informasi, dua finalis kompetisi tersebut memang didapuk sebagai perwakilan Asia di FIVB Men's Volleyball Club Championship 2026.

Pada babak semifinal di GOR Terpadu Ahmad Yani, Sabtu (16/5/2026) malam, Farhan Halim dan kawan-kawan mampu menundukan tim Korea Selatan, Hyundai Capital Skywalker, dengan skor telak 3-0 (25-23, 27-25, 25-23).

Noumory Keita lagi-lagi menjadi bintang bagi Jakarta Bhayangkara Presisi lewat sumbangan 24 poin, termasuk spike penentu pada set ketiga.

Total, opposite asal Mali itu membukukan 20 attack point dan empat service ace, dengan efisiensi serangan mencapai 26,53 persen.

Namun, ini tentu bukan hanya berkat Keita. Robertlandy Simon juga tak kalah vital bagi Jakarta Bhayangkara Presisi melalu presence-nya di depan net.

Middle blocker legendaris itu melakukan empat blok vital, dua service ace, dan tujuh attack point dalam sebuah penampilan komplet.

Kehadirannya sebagai tembok pertama pertahanan JBP kerap membuat Hyundai Capital Skywalker gugup dalam menyerang.

Selebrasi para pemain Jakarta Bhayangkara Presisi saat melakoni laga semifinal AVC Men's Champions League 2026 versus Hyundai Capital Skywalker di GOR Terpadu Ahmad Yani, Pontianak, 16 Mei 2026. (Dok. PBVSI) 
Selebrasi para pemain Jakarta Bhayangkara Presisi saat melakoni laga semifinal AVC Men's Champions League 2026 versus Hyundai Capital Skywalker di GOR Terpadu Ahmad Yani, Pontianak, 16 Mei 2026. (Dok. PBVSI)

Sementara, pemain lokal paling impresif pada laga ini adalah Ahmad Gumilar. Tak mau kalah dari Simon, middle blocker bernomor punggung 10 itu juga mampu mencatatkan tiga blok dan tiga attack.

Kemudian ada Farhan Halim yang menyumbang empat attack point, satu blok, dan satu service ace.

Secara keseluruhan, performa Jakarta Bhayangkara Presisi lebih solid dibanding saat menghadapi Zhaiyk VC di perempat final. Kali ini, mereka lebih tenang menghadapi tekanan dan mampu mencari jalan keluar saat terjepit.

Namun, evaluasi tentu masih ada, terutama dalam hal receive dan koordinasi setter dengan para penggebuk.

Pekerjaan rumah ini harus bisa diselesaikan oleh Reidel Toiran karena lawan mereka di final AVC Men's Champions League 2026 tidak bisa dipandang sebelah mata.

Mereka adalah Foolad Sirjan Iranian, juara edisi 2021 dan 2024 yang tahun ini tampak sangat berbahaya.

Wakil Iran itu melaju ke partai puncak tanpa kehilangan satu set pun, sangat solid di semua lini. Duo Aleksandar Nikolov dan Poriya Hossein Khanzadeh muncul menjadi mesin poin menakutkan.

"Ada yang lebih dan ada yang kurang, tetapi yang penting kami menang dan masuk final. Pasti ada evaluasi, tetapi sekarang fokus recovery dan persiapan untuk menghadapi tim Iran," ujar pelatih Reidel Toiran.

"Kami memang masih ada kendala karena persiapan tim juga cukup singkat, jadi wajar masih ada sedikit struggle di pertandingan. Namun, untuk besok kami fokus saja, menikmati pertandingan dan berjuang sampai selesai," kapten tim Nizar Zulfikar menambahkan.

Apapun hasilnya di final besok, Minggu (16/5/2026), Jakarta Bhayangkara Presisi patut berbangga dengan perjuangan mereka sejauh ini.

Lolos ke FIVB Men's Volleyball Club Championship 2026 sudah menjadi pencapaian hebat. Jika mampu menjuarai AVC Men's Champions League 2026, itu akan sangat luar biasa.

Artinya, satu sejarah lagi akan mereka ukir sebagai klub Indonesia pertama yang mampu memenangi turnamen elite antarklub Asia.

× Image