Home > Super League

Persib Sampaikan Duka dan Keprihatinan Usai Laga Kontra Persija

Persib mengajak seluruh pihak untuk menahan diri dan tidak terprovokasi atas berbagai insiden yang terjadi usai laga melawan Persija.
Image
Muhamad Rais Adnan Editor : Muhamad Rais Adnan
Klub Super League, Persib Bandung. (Grafis Deni Sulaeman/Skor.id)
Klub Super League, Persib Bandung. (Grafis Deni Sulaeman/Skor.id)

SKOR.id – PT Persib Bandung Bermartabat, pengelola Persib, menyampaikan rasa duka mendalam sekaligus keprihatinan atas sejumlah insiden yang terjadi pasca laga panas antara Persib Bandung kontra Persija Jakarta, Minggu (10/5/2026) di Stadion Segiri, Samarinda.

Dalam pernyataan resminya, pihak Persib menegaskan bahwa rivalitas tinggi seharusnya tidak melampaui batas sportivitas.

“Kami memahami bahwa pertandingan dengan tensi dan rivalitas tinggi kerap menghadirkan dinamika, baik di dalam maupun di luar lapangan. Namun demikian, kami menyayangkan adanya berbagai kejadian yang mencederai nilai sportivitas serta semangat sepak bola sebagai ruang yang seharusnya menghadirkan kebersamaan, rasa hormat, dan persatuan,” tulis pernyataan resmi Persib, dikutip dari laman resmi klub, Rabu (13/5/2026).

Persib mengungkapkan sejumlah insiden yang menjadi perhatian serius. Salah satunya adalah kejadian di lapangan yang melibatkan pemain mereka, Beckham Putra Nugraha.

Baca Juga: Hasil yang Diraih Persib Tanpa Bojan Hodak di Super League 2025-2026

Baca Juga: Persib Bandung Tanpa Tiga Sosok Ini Hadapi PSM Makassar

Selain itu, rombongan tim juga dilaporkan mendapat gangguan dan intimidasi saat perjalanan pulang melalui Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan, Balikpapan.

Tak hanya itu, sejumlah insiden juga terjadi di berbagai daerah, termasuk dugaan perusakan salah satu restoran Sunda di Samarinda, aksi kekerasan terhadap seorang remaja di Kuningan, serta pengeroyokan terhadap Bobotoh di Sukabumi yang menyebabkan korban mengalami luka-luka. Insiden pelemparan saat nonton bareng di Majalengka juga turut disorot.

Lebih jauh, Persib turut menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya seorang anak berusia 15 tahun di Karawang yang sebelumnya berpamitan untuk menonton laga Persib kontra Persija.

“Duka ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa sepak bola tidak seharusnya menghadirkan rasa takut, apalagi sampai menimbulkan korban jiwa. Kami menghormati proses penanganan dan pendalaman yang saat ini dilakukan oleh pihak berwenang terkait kejadian tersebut,” lanjut pernyataan tersebut.

“Atas berbagai kejadian tersebut, saat ini Persib tengah mengumpulkan bukti, data, dan fakta sebagai bagian dari langkah yang akan kami tempuh secara profesional, objektif, dan bertanggung jawab,” tulis Persib.

Klub juga mengimbau seluruh pihak, khususnya Bobotoh, untuk menahan diri dan tidak terprovokasi oleh situasi yang dapat memperkeruh keadaan.

Komitmen Dampingi Korban dan Fokus ke Sisa Musim

Sebagai bagian dari tanggung jawab sosial, Persib menyatakan akan berupaya menjalin komunikasi dengan korban maupun keluarga terdampak.

“Di tengah situasi ini, Persib ingin hadir tidak hanya sebagai klub sepak bola, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat. Karena itu, kami tengah berupaya menjalin komunikasi dengan para korban maupun keluarga yang terdampak sebagai bentuk perhatian dan dukungan yang dapat kami berikan,” tulis Persib.

Di sisi lain, tim asuhan Bojan Hodak tetap dituntut menjaga fokus menghadapi dua laga terakhir Super League 2025-2026, yakni melawan PSM Makassar pada 17 Mei dan Persijap Jepara (23/5/2026).

Mengingat, saat ini mereka sedang menjaga momentum untuk bisa menjadi juara kompetisi kasta tertinggi untuk ketiga kalinya secara beruntun pada akhir musim nanti.

Persib pun berharap dukungan suporter tetap hadir dalam bentuk yang positif dan dewasa.

“Dukungan yang dewasa, damai, dan penuh rasa hormat akan menjadi kekuatan penting bagi perjuangan Persib dalam menuntaskan musim ini dengan sebaik-baiknya. Mari bersama menjaga nama baik Persib, menjaga semangat persaudaraan, serta menunjukkan bahwa kecintaan terhadap klub dapat diwujudkan melalui sikap yang positif, bermartabat, dan saling menghormati,” tutup pernyataan resmi tersebut.

Sumber: Persib.co.id

× Image