TC Timnas Putri U-17 Indonesia di Prancis Dimulai, Garuda Pertiwi Muda Berlatih Bersama French Academy

SKOR.id - Timnas putri U-17 Indonesia mulai menimba ilmu di Prancis, yang menjadi program hasil kerja sama PSSI dengan Federasi Sepak Bola Prancis (FFF).
Garuda Pertiwi Muda sudah meninggalkan Tanah Air sejak Minggu (3/5/2026), untuk menjalani pemusatan latihan atau training camp (TC) di Clairefontaine, Prancis.
Agenda tim asuhan Timo Scheunemann itu pun kini diketahui sudah dimulai. Timnas putri U-17 Indonesia berlatih bersama French Academy, dan menjalani Coach Group Discussion.
“Agenda pemusatan latihan Timnas putri U-17 Indonesia sudah berlangsung sebagai bagian dari rangkaian kerja sama PSSI dan FFF hingga 9 Mei 2026,” tulis PSSI membagikan update via unggahan di media sosial resminya.
Baca Juga: Super League 2025-2026: Jadwal, Hasil dan Klasemen Lengkap
Baca Juga: Championship 2025-2026: Jadwal, Hasil dan Klasemen Lengkap
Diketahui selama berada di Clairefontaine, Garuda Pertiwi Muda tidak hanya akan menjalani sesi latihan teknis, tetapi juga dijadwalkan melakukan uji tanding dan observasi terhadap sistem pembinaan pemain muda yang telah melahirkan banyak bintang dunia.
Timo Scheunemann sejak awal sudah menilai kesempatan berlatih di Clairefontaine adalah momentum langka bagi para pemain Timnas putri U-17 Indonesia.
Tim pelatih pun ingin anak-anak asuhnya bisa menyerap sebanyak mungkin ilmu, kedisiplinan, dan mentalitas profesional dari lingkungan sepak bola di Prancis tersebut.
Sementara itu sebelumnya Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada FFF atas keterbukaan dan dukungan dalam pengembangan talenta sepak bola wanita Indonesia.
Lelaki yang juga Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) itu menegaskan bahwa langkah ini hanyalah awal dari rencana besar transformasi sepak bola putri.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Federasi Sepak Bola Perancis atas keterbukaan, dukungan, serta kesempatan yang diberikan kepada para pemain muda Indonesia untuk belajar langsung di lingkungan sepak bola kelas dunia," ujarnya di Jakarta, Minggu (3/5/2026).
“Pengiriman pemain ke luar negeri bukan sekadar program jangka pendek, tetapi merupakan komitmen kami untuk menaikkan standar kualitas fisik, taktik, dan mental pemain Timnas agar mampu bersaing di level global,” Erick melanjutkan.
Adapun PSSI mengeklaim akan terus membuka peluang bagi tim nasional putri di berbagai kelompok umur untuk mendapatkan pengalaman berlatih di Eropa maupun negara maju lainnya, sebagai upaya mengejar ketertinggalan di level internasional.
