Home > Balap

Jika Ingin Naik ke Moto2, Veda Ega Pratama Harus Siapkan 3 Hal

Veda Ega Pratama harus menyiapkan tiga hal jika kelak ingin naik kelas ke Moto2 dari Moto3.
Image
Thoriq Az Zuhri Yunus Editor : Thoriq Az Zuhri Yunus
Pembalap asal Indonesia, Veda Ega Pratama, kini berkarier di Moto3 2026 bersama Honda Team Asia. (Grafis: Yudhy Kurniawan/Skor.id)
Pembalap asal Indonesia, Veda Ega Pratama, kini berkarier di Moto3 2026 bersama Honda Team Asia. (Grafis: Yudhy Kurniawan/Skor.id)

SKOR.id - Jika ingin naik kelas ke Moto2 dari Moto3, Veda Ega Pratama wajin menyiapkan beberapa hal.

Veda Ega Pratama tampil apik di awal musim Moto3 2026. Artinya bukan tak mungkin ia akan naik kelas ke Moto2 dalam waktu dekat.

Meski begitu, ada beberapa hal yang perlu disiapkan terlebih dahulu oleh Veda Ega Pratama.

Hal ini karena balapan di Moto3 dengan Moto2 adalah sesuatu yang sangat berbeda, seperti diungkapkan oleh akun resmi MotoGP.

Baca Juga: Semua Hal yang Harus Kamu Tahu soal Kiandra Ramadhipa!

Baca Juga: Moto3 2026: Hasil, Jadwal, Klasemen Lengkap

Apa saja bedanya?

1. Fisik

Veda Ega Pratama harus siap secara fisik dengan Moto2 punya tantangan berbeda.

Motor Moto3 hanya punya berat 152kg, sedangkan Moto2 jauh lebih berat dengan 217kg.

Motor Moto3 punya kekuatan 60hp, sedangkan Moto2 138hp.

Artinya, perlu fisik yang lebih baik untuk bisa menunggangi motor Moto2 dengan baik.

2. Ban

Veda Ega Pratama harus siap dengan profil ban yang sangat berbeda.

Hal ini akan sangat mempengaruhi gaya membalap seseorang, bahkan garis balap yang berbeda.

Motor Moto3 memakai ban 100/70 R17 di depan dan 125/65 R17 di belakang.

Sedangkan Moto2 memakai ban 125/70 R17 di depan dan 200/65 R17 di belakang.

3. Gaya Balap

Pembalap muda termasuk Veda akan menghadapi lawan yang lebih tua, lebih berpengalaman, dibanding di Moto3.

Jika Moto3 fokus pada kecepatan saat menikung, Moto2 fokus pada pengereman, garis balap saat menikung, dan akselerasi setelah menikung.

Sedikit saja kesalahan di Moto2 akan sangat fatal artinya, karena jarak waktu yang sangat sedikit antara satu pembalap dengan pembalap lain.

Sumber: MotoGP

× Image