Home > National

Indonesia Dipastikan Tak Mendapat Jatah AFC Champions League Elite

Klub dari Indonesia dipastikan tak mendapat jatah di AFC Champions League Elite, terkait perubahan format di kompetisi klub Asia musim depan.
Image
Pradipta Indra Kumara Editor : Pradipta Indra Kumara
Ilustrasi AFC. (Grafis: Dede Sopatal Mauladi/Skor.id)
Ilustrasi AFC. (Grafis: Dede Sopatal Mauladi/Skor.id)

SKOR.id - Komite Sepak Bola Profesional Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC), memutuskan untuk mengadopsi perubahan penting dalam peningkatan sepak bola klub Asia.

Pada pertemuan kedua yang mereka gelar, Jumat (24/4/2026), telah ditegaskan kembali komitmen berkelanjutan AFC untuk memperkuat fondasi sepak bola klub profesional Asia.

Dipimpin oleh Park Ji Sung selaku ketua, Komite telah menyetujui amandemen terhadap peraturan pendaftaran kompetisi klub AFC, dengan mengadopsi Peraturan Pendaftaran Kompetisi Klub AFC (edisi 2026), serta Peraturan Lisensi Klub AFC (Edisi 2026).

Tujuannya adalah untuk meningkatkan standar profesional di seluruh Benua Asia.

Baca Juga: AFC Tambah Kuota untuk Liga Champions Asia Elite, Peluang Besar untuk Persib?

Baca Juga: Profil Legia Warszawa, Raksasa Polandia yang Incar Dony Tri Pamungkas

Salah satu perubahan yang terjadi adalah perluasan AFC Champions League Elite (Liga Champions Asia Elite), yang sebelumnya diikuti 24 peserta menjadi 32 peserta.

Selain itu dilakukan pengenalan slot baru untuk runner-up AFC Challenge League, untuk memasuki babak pendahuluan di AFC Champions League Two.

Pada peraturan pendaftaran yang diungkap dalam rilis AFC, salah satunya membahas pembaruan utama, mencakup persyaratan baru dalam kriteria kelayakan anggota asosiasi, terutama implementasi wajib VAR di liga divisi teratas domestik, yang berpartisipasi dalam ACL Elite.

Pihak komite juga menerima tinjauan umum mengenai peserta Kompetisi Klub AFC 2025-2026, serta kemajuan lapran mengenai tolok ukur kompetisi AFC musim ini, yang ditarketkan untuk didistribusikan bulan Agustus 2026 mendatang.

Pembaruan mengenai peraturan pemain lokal, audit kepatuhan lisensi klub, proyek modernisasi sistem administrasi lisensi klub AFC, dan Inisiatif manajemen lapangan juga diberikan, bersama dengan laporan aktivitas acara sepak bola profesional dari tahun 2025.

Semua keputusan harus diratifikasi oleh Komite Eksekutif AFC sebelum berlaku, dan terkait amandemen ini, akan dikomunikasikan kepada seluruh Aasosiasi Pemain.

Terkait penambahan kuota di level Liga Champioins Asia Elite, Indonesia dipastikan tidak mendapat jatah.

Melalui rilis resmi AFC, Indonesia mendapatkan dua jatah tim untuk tampil di kompetisi antarklub AFC musim 2026-2027.

Yang pertama adalah satu jatah tempat di kompetisi Asian Champions League Two.

Pada kompetisi ini tim dari indonesia harus melewati babak pendahuluan, sehingga tidak langsung lolos ke putaran final kompetisi.

Jatah berikutnya di ajang AFC Challenge League (ACGL), di mana tim dari Indonesia juga harus melalui babak pendahuluan.

Di antara tim ASEAN, Thailand mendapat jatah terbanyak dengan 3 tim langsung lolos ke Liga Champions Asia Elite, dan satu tim ke Asian Champions League Two.

Sumber: AFC

× Image