Home > Fashion

Sinergi Olahraga dan Seni: Cara ISOPLUS Run Membingkai Identitas Lokal Lewat Jersey Ikonik

ISOPLUS Run Series menghadirkan pendekatan unik dengan menggabungkan olahraga lari dan kreativitas melalui kolaborasi desainer muda dalam setiap desain jersey.
Image
Arista Budiyono Editor : Arista Budiyono
ISOPLUS Run Series 2026 - Kembali digelar di Jakarta dan Surabaya
ISOPLUS Run Series 2026 - Kembali digelar di Jakarta dan Surabaya

SKOR.id - Di tengah menjamurnya event lari di Indonesia, hanya sedikit brand yang mampu membangun identitas kuat, bukan hanya dari sisi race, tetapi juga pengalaman visual. ISOPLUS Run Series menjadi salah satu yang konsisten melakukannya.

Dalam beberapa tahun terakhir, ISOPLUS menghadirkan pendekatan berbeda dengan menggandeng desainer muda Indonesia untuk merancang jersey event. Hasilnya bukan sekadar merchandise, melainkan karya visual yang merepresentasikan perjalanan setiap pelari.

2024: Identitas Kota oleh Amalia Dian

Kolaborasi dimulai pada 2024 bersama Amalia Dian. Ia mengangkat karakter kota sebagai elemen utama desain. Jakarta digambarkan lewat gedung pencakar langit dan nuansa urban, sementara Surabaya hadir dengan ikon seperti Tugu Suro dan Boyo serta Jembatan Suramadu.

Pendekatan ini membuat jersey terasa lebih personal. Bukan sekadar seragam lomba, tetapi juga representasi ruang dan pengalaman. Event ini pun sukses menarik ribuan pelari dengan konsep lari yang immersive di kawasan Pantai Indah Kapuk 2.

Baca Juga: 7 Fakta usai Laga Man City vs Arsenal yang Harus Kamu Tahu!

Baca Juga: Berapa Kali Indonesia Gugur di Fase Grup Piala AFF U-17?

2025: Energi Komunitas oleh Asep Wahyu

Tahun berikutnya, eksplorasi visual berkembang. Asep Wahyu menghadirkan desain yang lebih dinamis dengan memasukkan elemen manusia dan interaksi sosial.

Ikon kota tetap hadir, tetapi diperkuat dengan visual pelari dari berbagai latar belakang, menciptakan narasi kebersamaan. Jersey menjadi medium untuk menangkap energi komunitas, bukan sekadar lanskap kota.

Di fase ini, ISOPLUS Run juga berkembang menjadi event dengan “Complete Running Experience”, termasuk kategori hingga full marathon dan program pendampingan seperti 21 Days Challenge.

Jersey ISOPLUS Run Series dari tahun ke tahun - Istimewa
Jersey ISOPLUS Run Series dari tahun ke tahun - Istimewa

2026: Filosofi Perjalanan oleh Popo Mangun

Memasuki 2026, pendekatan menjadi lebih konseptual. Popo Mangun membawa tema perjalanan hidup dan milestone personal dalam desainnya.

Visual yang dihasilkan bersifat dinamis dan vibrant, merepresentasikan gerak dan progres dalam membuka potensi diri. Ini menjadi interpretasi langsung dari semangat “Unlock Your Greatness”.

Menariknya, ini merupakan pengalaman pertama Popo merancang jersey olahraga skala nasional. Tantangannya tidak hanya estetika, tetapi juga memastikan desain tetap kuat secara visual saat mengikuti pergerakan pelari.

Lebih dari Sekadar Jersey

Kolaborasi ini menunjukkan bahwa ISOPLUS tidak sekadar membuat event, tetapi membangun ekosistem yang menggabungkan olahraga, lifestyle, dan kreativitas.

Seperti disampaikan Joshua Gunawan, ISOPLUS Run dirancang untuk mengajak masyarakat memulai gaya hidup sehat sekaligus merasakan pengalaman yang lebih bermakna.

Di sinilah diferensiasinya: setiap tahun, ISOPLUS tidak hanya menghadirkan lomba, tetapi juga cerita. Dari kota, komunitas, hingga perjalanan personal, semuanya dirangkum dalam satu elemen sederhana—jersey.

Dan ketika sebuah jersey memiliki cerita, ia tidak lagi sekadar pakaian, melainkan bagian dari perjalanan hidup.

× Image