Home > Badminton

Masih di Istora Senayan, Indonesia Open 2026 Digelar Juni dengan Balutan Inovasi Teknologi

Turnamen BWF World Tour Super 1000 bertajuk Polytron Indonesia Open 2026 dipastikan bakal berlangsung pada 27 Juni 2026 di Istora Senayan, Jakarta.
Image
Taufani Rahmanda Editor : Taufani Rahmanda
Turnamen BWF World Tour Super 1000 bertajuk Polytron Indonesia Open 2026. (Grafis: Kevin Bagus Prinusa/Skor.id)
Turnamen BWF World Tour Super 1000 bertajuk Polytron Indonesia Open 2026. (Grafis: Kevin Bagus Prinusa/Skor.id)

SKOR.id - Turnamen BWF World Tour Super 1000 bertajuk Polytron Indonesia Open 2026 dipastikan bakal berlangsung pada 2–7 Juni 2026 di Istora Senayan, Jakarta.

Puluhan pebulu tangkis top dunia bakal hadir pada Indonesia Open 2026 untuk memperebutkan gelar juara sekaligus mengumpulkan poin dalam peringkat global.

Sebelumnya diketahui sempat ada rencana memindahkan penyelenggaraan Indonesia Open ke Indonesia Arena, Jakarta, namun kini dipastikan masih tetap di Istora Senayan.

Menjadi sponsor utama, Polytron menegaskan komitmennya dalam mendukung kemajuan olahraga nasional khususnya bulu tangkis, yang telah menjadi kebanggaan Indonesia di panggung dunia.

Baca Juga: Super League 2025-2026: Jadwal, Hasil dan Klasemen Lengkap

Baca Juga: Championship 2025-2026: Jadwal, Hasil dan Klasemen Lengkap

Dukungan ini sekaligus menegaskan Polytron sebagai brand asli Indonesia yang telah hadir selama 50 tahun dan terus berinovasi, plus simbol dukungan nyata terhadap atlet Tanah Air.

Nantinya pendekatan baru akan dihadirkan melalui konsep yang terintegrasi dengan inovasi teknologi, termasuk meresmikan Polytron G3+ sebagai official electric car partner untuk mobilisasi atlet selama turnamen.

“Indonesia Open dan Polytron memiliki kesamaan DNA yang sangat kuat, kami berakar dari Indonesia, tumbuh bersama rakyat, dan kini menjadi kebanggaan di tengah kompetisi merek global,” kata Commercial Director Polytron, Tekno Wibowo.

“Melalui semangat Pride of the Nation, kami mentransformasi simbol kebanggaan nasional ini menjadi kekuatan inovasi teknologi keberlanjutan. Dukungan kami bukan sekadar sponsorship, melainkan kontribusi nyata dalam menghadirkan ekosistem kompetisi berkualitas bagi atlet Indonesia.”

“Penyelenggaraan Polytron Indonesia Open 2026 ini kami harap tidak hanya menjadi ajang pembuktian prestasi atlet nasional di negeri sendiri, namun juga menjadi etalase yang membuktikan potensi besar inovasi dan semangat kebersamaan Indonesia kepada masyarakat internasional,” ia menjelaskan.

Dukungan Polytron dalam turnamen ini mendapat sambutan hangat dari PP PBSI. Polytron Indonesia Open dinilai punya peran krusial dalam kalender bulu tangkis dunia, sekaligus menjadi momentum penting bagi atlet nasional.

“Polytron Indonesia Open 2026 merupakan salah satu turnamen paling prestisius di kalender BWF. Bagi Indonesia, ini bukan hanya soal menjadi tuan rumah, tetapi juga kesempatan besar bagi para atlet untuk meraih prestasi di hadapan publik sendiri,” kata Sekretaris Jenderal PBSI, Ricky Soebagdja.

“Oleh karenanya, kami sangat mengapresiasi dukungan Polytron sebagai sponsor utama. Dukungan ini memberikan dampak nyata, tidak hanya terhadap penyelenggaraan turnamen, tetapi juga terhadap pembinaan dan pengembangan atlet Indonesia secara berkelanjutan sehingga kedepannya Indonesia tetap memiliki skuad yang kompetitif di berbagai sektor,” ia menjabarkan.

Para pihak terkait termasuk pebulu tangkis Indonesia dalam konferensi pers pengumuman penyelenggaraan Polytron Indonesia Open 2026 di Jakarta pada 14 April 2026. (Foto: Taufani Rahmanda/Skor.id)
Para pihak terkait termasuk pebulu tangkis Indonesia dalam konferensi pers pengumuman penyelenggaraan Polytron Indonesia Open 2026 di Jakarta pada 14 April 2026. (Foto: Taufani Rahmanda/Skor.id)

Peraih medali emas Olimpiade 1996 ini juga menuturkan, saat ini pelatnas masih berada dalam fase akselerasi dan pengembangan pemain-pemain muda. Program ini dirancang untuk memberikan jam terbang, pengalaman bertanding, serta mempercepat proses adaptasi mereka di level kompetisi yang lebih tinggi.

“Sehingga melalui ajang ini, diharapkan para atlet dapat memanfaatkan kesempatan tampil dihadapan publik sendiri untuk menunjukkan perkembangan terbaiknya,” Ricky Soebagdja menambahkan.

Polytron Indonesia Open 2026 akan menjadi ajang unjuk kemampuan bagi sejumlah pebulu tangkis Indonesia yang tengah naik daun maupun yang telah berpengalaman di level internasional.

Nama-nama seperti Jonathan Christie, Alwi Farhan, Fajar Alfian, Muhammad Shohibul Fikri, Putri Kusuma Wardani, Febi Setianingrum/Rachel Allessya Rose, Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta, hingga Nikolaus Joaquin/Raymond Indra akan menjadi bagian dari kekuatan Merah Putih.

“Polytron Indonesia Open 2026 kami siapkan dengan konsep balutan inovasi teknologi, tidak hanya dari sisi pertandingan, tetapi juga dari keseluruhan pengalaman di luar lapangan,” ucap Ketua Panitia Pelaksana Polytron Indonesia Open 2026, Achmad Budiharto.

“Penonton akan menikmati berbagai aktivitas menarik, area interaktif, serta teknologi terbaru yang terintegrasi di dalam penyelenggaraan,” ia menambahkan.

Lebih lanjut disenutkan konsep anyar dirancang untuk menghadirkan pengalaman berbeda bagi penonton dan media, sekaligus memperkuat daya tarik turnamen sebagai salah satu event bulu tangkis kelas dunia.

Bersama PBSI, panitia berupaya menjadikan turnamen ini sebagai “pesta rakyat bulu tangkis” yang dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat pencinta bulu tangkis di Indonesia.

× Image