Home > Basketball

Terkesan dengan IBL All Star 2026, Ditjen Imigrasi Siap Mudahkan Masuknya Pemain Asing ke Indonesia

Ditjen Imigrasi bakal bikin tim khusus untuk menangani sektor olahraga dan memudahkan proses administrasi kedatangan pemain asing.
Image
Teguh Kurniawan Editor : Teguh Kurniawan
IBL All Star 2026 berlangsung di Bandung Arena, Bandung, pada 11 April 2026. Sumber:(Grafis: Deni Sulaeman/Skor.id)
IBL All Star 2026 berlangsung di Bandung Arena, Bandung, pada 11 April 2026. Sumber:(Grafis: Deni Sulaeman/Skor.id)

SKOR.id - Gelaran IBL All Star 2026, Sabtu (11/44/2026), mengundang decak kagum dari berbagai kalangan.

Termasuk Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko, yang menyaksikan langsung event tersebut di Bandung Arena.

Dia hadir bersama para petinggi PP Perbasi, termasuk Sekretaris Jenderal (Sekjen), Nirmala Dewi.

Menurut Hendarsam, perpaduan konsep olahraga dan hiburan (sportainment) yang diusung IBL All Star kali ini benar-benar menarik.

Hal ini bisa dijadikan contoh bagi olahraga lain untuk melakukan inovasi serupa.

"Memang sebenarnya olahraga itu di semua bidang, harus ada entertainment-nya. Ini untuk menyatukan dua spektrum," kata Hendarsam saat ditemui awak media di sela-sela IBL All Star 2026.

"Hal ini bisa menarik mereka yang tak terlibat langsung dengan olahraga, tapi karena ada entertainment justru tertarik. Kemudian, ini mungkin bisa menjadi benchmark olahraga lain. Saya lihat basket dalam hal sportainment itu salah satu yang terbaik. Ini bisa menjadi pemicu olahraga lain untuk melakukan inovasi juga," tambahnya.

IBL All Star 2026 menyajikan parade skill dari para pebasket terbaik tanah air. Dan, suguhannya kian semarak karena ada warna berbeda dari deretan bintang asing.

Bukti nyatanya adalah kemunculan AJ Bramah sebagai MVP pada pertandingan utama antara Tim Yudha dan Tim Prastawa lewat performa sangarnya.

Pebasket asal klub Pacific Caesar Surabaya itu bukan sekedar mencetak poin, tapi melakukannya dengan gaya, yakni lewat variasi slam dunk ke ring lawan.

Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko (tengah), bersama Sekjen PP Perbasi, Nirmala Dewi (kiri), saat menghadiri IBL All Star 2026 di Bandung Arena, 11 April 2026. (Teguh Kurniawan/Skor.id)
Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko (tengah), bersama Sekjen PP Perbasi, Nirmala Dewi (kiri), saat menghadiri IBL All Star 2026 di Bandung Arena, 11 April 2026. (Teguh Kurniawan/Skor.id)

Hendarsam Marantoko paham bahwa keberadaan pemain asing turut meningkatkan kualitas kompetisi olahraga di Indonesia, bukan cuma basket tapi cabang lainnya.

Oleh karena itu, Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) siap menjadi fasilitator untuk memudahkan kedatangan mereka ke tanah air.

Langkah konkretnya, kata Hendarsam, adalah membentuk tim khusus yang menangani sektor olahraga sehingga para atlet luar negeri yang datang ke Indonesia untuk berkompetisi atau berkarier dapat kemudahan administrasi.

"Contohnya, kita akan ada fast track. Ada track tersendiri untuk para atlet-atlet (yang datang) ke sini, jadi mereka tidak antri. Lalu ada sistem berbasis aplikasi sehingga tidak perlu pemeriksaan berulang," ujarnya.

"Karena untuk seorang atlet, ketika melakukan antrian dan mood-nya terganggu, ini tentu tidak bagus, bisa berpengaruh," dia melanjutkan.

Melalui atlet-atlet asing ini, citra Indonesia di dunia internasional juga bisa menjadi positif bahwa imigrasi di tanah air sangat ramah dan user friendly.

"Tapi, jangan lupa, di balik itu juga ada fungsi pengawasan. Bagi mereka yang berkarier di sini, kami akan tetap mengawasi," kata Hendarsam.

"Pengawasannya dalam rangka mengayomi, jangan mencari-cari kesalahan juga," pungkasnya.

Lewat kebijakan ini, Ditjen Imigrasi berharap ekonomi nasional juga ikut terdongkrak karena banyaknya atlet dan event internasional yang hadir di Indonesia.

× Image