Jonatan Christie Bersyukur Bisa Kembali Lolos ke Perempat Final Badminton Asia Championships 2026

SKOR.id - Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie, berhasil memastikan langkah ke babak perempat final Badminton Asia Championships 2026 yang digelar di Ningbo, China, Kamis (9/4/2026). Jonatan yang menempati unggulan ketiga tampil solid saat menghadapi wakil Jepang, Yudai Okimoto, dengan kemenangan dua gim langsung 21-18, 21-13.
Dalam pertandingan babak 16 besar tersebut, Jonatan menunjukkan performa yang semakin matang. Meski sempat menghadapi tantangan di awal gim pertama, ia mampu mengontrol permainan dan mengunci kemenangan dengan permainan yang lebih agresif dan terukur. Memasuki gim kedua, Jonatan tampil lebih dominan dan berhasil menekan lawannya hingga menutup laga dengan skor cukup meyakinkan.
Usai pertandingan, Jonatan mengungkapkan rasa syukur atas keberhasilannya kembali menembus babak delapan besar, sama seperti pencapaiannya pada edisi tahun sebelumnya. Ia mengaku tidak memiliki banyak referensi mengenai permainan Okimoto, mengingat ini merupakan pertemuan pertama mereka di level kompetitif.
“Pertama puji Tuhan, bersyukur bisa kembali lolos ke babak delapan besar. Terakhir tahun lalu juga ke delapan besar. Memang baru pertama ketemu, dan saya juga jarang melihat dia bermain,” ujar Jonatan.
Ia juga menambahkan bahwa persiapannya menghadapi Okimoto tidak terlalu spesifik karena minimnya cuplikan pertandingan lawan yang tersedia. Namun, Jonatan mampu mengatasi situasi tersebut dengan beradaptasi secara bertahap selama pertandingan berlangsung.
“Bahkan kemarin sempat melihat beberapa video di YouTube, tapi tidak banyak. Bersyukur tadi bisa pelan-pelan adaptasi dengan baik,” lanjutnya.
Lebih lanjut, Jonatan menilai bahwa dalam setiap turnamen pasti ada berbagai kondisi yang bisa menguntungkan atau merugikan pemain, tergantung dari lawan yang dihadapi. Namun, menurutnya hal terpenting adalah bagaimana seorang pemain mampu beradaptasi dan menemukan solusi di lapangan.
“Saya rasa setiap turnamen pasti ada yang dirugikan dan ada yang diuntungkan. Lawan A bisa menguntungkan, lawan B bisa merugikan. Jadi bukan soal itu, tapi bagaimana cara mengatasinya,” jelasnya.
