Hansi Flick Singgung Wasit, Marc Pubill Harusnya Senasib dengan Bek Barcelona

SKOR.id - Pelatih Barcelona, Hansi Flick, secara terbuka menyinggung keputusan wasit pada pertandingan timnya melawan Atletico Madrid.
Hansi Flick memimpin Barcelona menghadapi Atletico Madrid di Stadion Camp Nou, kamis (9/4/2026) dini hari WIB.
Pada pertandingan ini, Barcelona akhirnya harus menerima kekalahan 0-2 dari Ateltico Madrid.
Tak hanya kalah, Barcelona juga kehilangan bek muda andalan mereka, Pau Cubarsi, yang dikartu merah pada pertandingan ini.
Baca Juga: Alasan Mohamed Salah Hanya Jadi Cadangan, Meski Liverpool Dikurung PSG
Baca Juga: Rekor Bertolak Belakang Barcelona di Liga Champions usai Takluk dari Atletico Madrid
Pau Cubarsi dikartu merah setelah dinilai menjatuhkan Giuliano Simeone tepat di luar area kotak penalti.
Wasit memberikan kartu merah kepada Pau Cubarsi, ini menjadi keputusan kontroversial yang dinilai merugikan Barcelona.
Apalagi gawang Blaugrana kemudian jebol, melalui eksekusi tendangan bebas yang dilakukan Julian Alvarez.
Terkait keputusan kartu merah ini, Hansi Flick cukup menyesalkan, menurutnya situasi seperti ini bisa saja tidak berujung kartu merah.
"Aku tidak tahu. Bisa jadi, bisa juga tidak. Aku tidak tahu apakah dia cukup menyentuhnya," ujar Hansi Flick.
"Bola berada di belakangnya, dan dalam situasi lain, seperti ketika mereka menyentuh bola dengan tangan mereka, bagi saya itu sangat jelas," ujarnya menambahkan.
Selain kartu merah ini, ada keputusan wasit lain yang disorot oleh Hansi Flick, terutama terkait Marc Pubill.
Hansi Flick menilai seharusnya Marc Pubill juga harus mendapatkan kartu merah usai apa yang ia lakukan di lapangan.
Pada menit ke-54, ia memegang bola di area kotak penalti setelah bola lebih dulu ditendang Juan Musso.
Marc Pubill memegang bola sesaat sebelum menendangnya kembali ke arah Juan Musso.
Beberapa pemain Barcelona yang menyadari hal itu bahkan sempat melontarkan protes kepada wasit, Istvan Kovacs.
Namun, sang wasit tak melakukan pemeriksaan melalui VAR, yang kemudian keputusannya mengundang protes Hansi Flick.
Marc Pubill sebelumnya telah menerima kartu kuning pada menit 45'+1, sehingga ia dalam posisi rawan untuk menerima kartu kuning kedua.
"Saya tidak tahu mengapa VAR tidak turun tangan. Wasitnya orang Jerman, dan menurut saya ini tidak bisa dipercaya," kata Hansi Flick.
"Kami semua melakukan kesalahan, tetapi apa gunanya VAR? Saya tidak mengerti."
"Seharusnya itu penalti, kartu kuning kedua, dan kartu merah. Ini tidak dapat diterima," ujarnya menambahkan.
Sumber: AS
