Penentuan Juara Putaran Pertama Final Four Proliga 2026, LavAni Waspadai Bhayangkara Presisi

SKOR.id - Jakarta LavAni Livin' Transmedia berpeluang besar menjuarai putaran pertama final four Proliga 2026 sektor putra.
Itu setelah mereka mencatatkan dua kemenangan dalam dua laga pembuka di Seri Surabaya.
Terkini, pasukan David Lee berhasil menundukkan Surabaya Samator 3-1 (23-25, 25-15, 25-16, 25-13) dalam duel di Jawa Pos Arena, Surabaya, Minggu (5/4/2026).
Taylor Sander dan Boy Arnes Arabi menjadi bintang bagi LavAni dengan masing-masing menyumbang 17 dan 16 poin.
Hasil ini membawa Boy Arnes dan kawan-kawan bertengger di peringkat kedua klasemen sementara final four Proliga 2026 sektor putra.
Mereka menempel juara bertahan Jakarta Bhayangkara Presisi, yang unggul rasio set meski koleksi poin setara (6).
Selanjutnya, final four Proliga 2026 akan bergerak ke Seri Solo, tepatnya GOR Sritex Arena, mulai tengah pekan ini.
Jakarta LavAni dan Jakarta Bhayangkara Presisi bakal menghelat pertandingan pembuka, Kamis (9/4/2026), yang sekaligus juga penentu juara putaran pertama.
Ya, siapa pun yang berhasil menang, merekalah yang pantas didapuk sebagai penguasa paruh awal final four Proliga 2026.
Secara head to head, Jakarta LavAni sedikit diunggulkan. Sebab, dua pertemuan di babak reguler disapu oleh tim milik mantan Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono, tersebut.
Namun, final four adalah lembar baru. Kekuatan masing-masing tim pun mengalami perubahan.
Termasuk Jakarta Bhayangkara Presisi, yang kini memiliki dua bintang asing segar dalam diri Bardia Saadat dan Martin Atanasov.
Nama pertama bahkan muncul sebagai top scorer tim dalam dua pertandingan beruntun, memperlihatkan kemampuan adaptasi yang apik.
Sebaliknya, LavAni terlihat agak goyah saat melawan Surabaya Samator. Mereka juga sempat kecolongan oleh Rama Fazza Fauzan dan kawan-kawan pada set pertama.
Beruntung, pengalaman dan kekuatan mental para pemain LavAni membuat mereka mampu comeback.
Tapi, asisten pelatih Jakarta LavAni, Erwin Rusni, mengakui bahwa skuadnya memang butuh evaluasi. Apalagi kompetisi bakal makin ketat mulai sekarang.
"Contohnya tadi, di set pertama kami kalah. Tapi dengan kemampuan yang ada di tim kami, alhamdulillah kami hari ini bisa mengambil kemenangan," ujar Erwin.
"Dan, terus terang, kami masih menganggap Bhayangkara Presisi sebagai lawan terberat," tambahnya.
Menariknya, Jakarta LavAni Livin' Transmedia masih punya simpanan senjata. Dia adalah opposite legendaris asal Jerman, Gyorgy Grozer.
Pevoli 41 tahun itu belum tampil pada dua laga pembuka, baru sekedar melakoni latihan.
Grozer diperkirakan bakal debut saat LavAni menghadapi Jakarta Bhayangkara Presisi di Solo, dan diharap bisa menjadi pembuat buat tim asuhan David Lee.
Sumber: PBVSI
