Home > Championship

Persaingan Degradasi Championship 2025-2026, Persikad Sudah Berhitung untuk Selamat

Empat tim dari Grup 1 Championship 2025-2026 masih berjuang untuk menjauhi Sriwijaya FC yang telah lebih dulu dipastikan terdegradasi.
Image
Taufani Rahmanda Editor : Taufani Rahmanda
Persikad Depok. (Grafis: Deni Sulaeman/Skor.id)
Persikad Depok. (Grafis: Deni Sulaeman/Skor.id)

SKOR.id - Pelatih Persikad Depok, Achmad Zulkifli, sudah mulai berhitung terkait persaingan degradasi Championship 2025-2026 yang melibatkan timnya.

Championhsip 2025-2026 menyisakan empat pekan terakhir di fase grup yang langsung menentukan bagi para pesertanya; promosi, bertahan, degradasi.

Pada persaingan Grup 1, khususnya untuk menghindari degradasi, masih ada empat tim yang sedang berjuang untuk tidak “terjerat” ke Play-off Degradasi.

Diketahui pada Grup 1 sudah dipastikan tim juru kuncinya atau yang otomatis terdegradasi yakni Sriwijaya FC, sehingga tinggal menghindari posisi kesembilan.

Baca Juga: Super League 2025-2026: Jadwal, Hasil dan Klasemen Lengkap

Baca Juga: Championship 2025-2026: Jadwal, Hasil dan Klasemen Lengkap

Area Play-off Degradasi itu sementara ditempati Persekat Tegal, lalu di atasnya ada PSPS Pekanbaru, Persikad, dan PSMS Medan yang berupaya menjauhinya.

Terkait persaingan degradasi Championship 2025-2026 tersebut, Persikad rupanya sudah berhitung terkait poin yang dikejar pada empat pertandingan tersisa.

“Kami sisa tiga tandang, tapi bagi saya hanya dua atau ada dua kandang. Karena kamu akan lawan Garudayaksa FC yang kandangnya sama,” kata Achmad Zulkifli.

“Kami butuh satu kemenangan atau minimal satu menang satu seri untuk mengamankan posisi dari Play-off Degradasi. Kami harus menyapu bersih kalau mau terus menaikkan peringkat.”

“Kami harus minimal ada tiga kemenangan di laga sisa. Jadi intinya memang kami untuk partai sisa, sepakat semuanya dianggap sebagai pertandingan final.”

“Kamu berjuang semaksimal mungkin di sisa partai, minimal kami mengamankan posisi dari zona degradasi dulu supaya lebih punya kepercayaan diri,” ia memaparkan.

Adapun dalam duel terkini di pekan ke-23 Championship 2025-2026, Persikad harus puas puas imbang 2-2 saat menjamu PSMS Medan di Stadion Pakansari, Bogor.

Pelatih Persikad Depok, Achmad Zulkifli (baju merah), memberi keterangan usai melawan PSMS Medan di Stadion Pakansari, Bogor, pada 5 April 2026. (Foto: Taufani Rahmanda/Skor.id)
Pelatih Persikad Depok, Achmad Zulkifli (baju merah), memberi keterangan usai melawan PSMS Medan di Stadion Pakansari, Bogor, pada 5 April 2026. (Foto: Taufani Rahmanda/Skor.id)

Tim berjuluk Serigala Margonda itu sejatinya mampu unggul lebih dulu melalui gol Rosalvo Junior pada menit ke-28, namun harus kehilangan satu pemain.

Belhadj Kacem mendapat kartu kuning kedua pada menit ke-36, yang membuat PSMS semakin agresif, walaupun tidak ada gol tambahan di babak pertama.

Alih-alih mengejar, tim tamu malah kembali kebobolan melalui aksi Adriano Castanheira di menit ke-76. Akan tetapi setelahnya tim tuan rumah kecolongan.

Gol balsan diciptakan melaluo Clayton Silva dan penalti Felipe Cadenazzi pada menit 85 dan 90+1. Jelang bubaran ada gol Persikad, tetapi dianulir usai cek VAR.

“Anak-anak sudah berjuang maksimal, tetapi hasilnya adalah imbang. Ini imbang rasa kalah jika dilihat dari pertandingannya tadi,” kata Achmad Zulkifli.

“Mudah-mudahan ini menjadi bahan evaluasi tim sebelum kami menjalani dua laga setelah ini yang bermain tandang ke Pekanbaru dan Palembang,” ia melanjutkan.

Hasil imbang membuat Persikad tertahan pada peringkat ketujuh klasemen sementara Grup 1 dengan 30 poin, tepat di bawah PSMS yang mempunyai 31 poin.

Sementara itu PSPS ada pada posisi delapan dengan 28 poin. Persekat di tempat kesembilan hanya punya 22 poin, tapi baru berlaga Senin (6/4/2026) sore.

× Image