Home > Timnas Indonesia

Terungkap, Alasan John Herdman Pilih Jens Raven sebagai Pengganti Mauro Zijlstra di Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, membeberkan alasannya pilih Jens Raven untuk mengisi slot lini depan yang ditinggal Mauro Zijlstra.
Image
Teguh Kurniawan Editor : Teguh Kurniawan
Striker Timnas Indonesia, Jens Raven. Sumber:Skor.id
Striker Timnas Indonesia, Jens Raven. Sumber:Skor.id

SKOR.id - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mengungkap alasannya pilih Jens Raven untuk mengisi slot lini depan yang ditinggal Mauro Zijlstra.

Seperti diketahui, ada satu pergantian kecil yang terjadi dalam skuad Garuda jelang final FIFA Series 2026 kontra Bulgaria di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (30/3/2026).

Mauro Zijlstra yang mengalami cedera terpaksa meninggalkan tim, dan posisinya diberikan kepada Jens Raven.

Mauro disebut harus menepi cukup lama setelah berbenturan dengan pemain lawan pada laga versus Saint Kitts dan Nevis, Jumat lalu.

Pada pertandingan tersebut, Mauro sejatinya tampil lumayan sebagai pengganti, bahkan ikut menyumbang gol di menit ke-75.

Namun, kiprahnya harus selesai lebih cepat. Striker belia milik Persija Jakarta itu diyakini tak bisa pulih tepat waktu untuk menghadapi Bulgaria.

Guna mengisi kekosongan, John Herdman segera memanggil Jens Raven. Penyerang 20 tahun itu pun langsung ikut sesi latihan Timnas Indonesia di Stadion Madya, Jakarta, Minggu (29/3/2026).

Masuknya Jens Raven tak sedikit mengundang pertanyaan dari kalangan penggemar, mengingat Indonesia punya beberapa striker lain yang lebih berpengalaman.

Ya, Jens memang belum punya caps di level senior, sementara ada nama-nama seperti Ezra Walian dan Stefano Lilipaly di daftar awal skuad Garuda untuk FIFA Series 2026.

Tapi, John Herdman sama sekali tidak ragu. Faktanya, sang pelatih mengaku punya alasan kuat untuk memanggil talenta Bali United itu.

"Ya, kami memboyong Jens Raven. Saya sempat menyaksikan Jens main di laga pramusim di Bali secara langsung. Saya suka hal-hal yang saya lihat dari Jens (saat itu)," kata juru taktik asal Inggris tersebut.

"Dia sangat muda, dan saya pikir dia bisa menjadi bagian dari masa depan tim ke depannya. Jadi, dia mungkin dapat menit bermain (lawan Bulgaria), mungkin juga tidak. Tapi menjadi bagian dari pengalaman ini, dia akan belajar setiap hari," tambahnya.

John Herdman sepertinya menyukai tipikal striker seperti Mauro Zijlstra dan Jens Raven, berpostur tinggi dan punya kemampuan menahan bola cukup baik.

Karakter serupa juga bisa ditemukan pada diri Ramadhan Sananta, yang dipercaya menjadi starter pada laga melawan Saint Kitts dan Nevis.

Meski mungkin tak mencetak gol, kehadiran mereka bisa menarik perhatian bek lawan dan membuka ruang bagi rekan lain di lini depan.

Inilah peran yang bakal diemban Jens Raven atau Sananta jika tampil melawan Bulgaria nanti.

Tugas yang tidak mudah karena sebagai target man, mereka perlu memiliki fisik kuat untuk berduel dengan lawan.

Patut dinanti aksi mereka, terutama Jens Raven yang berpotensi melakoni debut di Timnas Indonesia senior.

× Image