Home > Super League

FAM Bikin Madura United Gagal Datangkan Eks Pelatih Arema

Madura United harus memutar otak kembali untuk mendapatkan pelatih anyar di sisa musim ini, setelah gagal mendatangkan Joel Cornelli.
Image
Muhamad Rais Adnan Editor : Muhamad Rais Adnan
Klub Super League 2025-2026: Madura United. Sumber:(Grafis: Yudhy Kurniawan/Skor.id)
Klub Super League 2025-2026: Madura United. Sumber:(Grafis: Yudhy Kurniawan/Skor.id)

SKOR.id - Rencana Madura United memboyong eks pelatih Arema FC, Joel Cornelli, resmi kandas. Upaya tim berjulukan Laskar Sape Kerrab untuk mengisi kursi pelatih pasca dilepasnya Carlos Parreira tak berjalan sesuai harapan, meski seluruh persiapan telah dilakukan dengan matang.

Direktur Utama PT Polana Bola Madura Bersatu (PBMB), Annisa Zhafarina, mengungkapkan kekecewaannya. Menurutnya, pihak klub sudah menuntaskan seluruh proses administratif untuk mendatangkan mantan pelatih Arema FC tersebut.

“Seluruh proses administrasi sebenarnya telah kami selesaikan, termasuk penerbitan visa pada 18 Maret. Artinya, secara kesiapan, yang bersangkutan sudah sangat siap untuk bergabung bersama tim,” kata Annisa.

Sejak meninggalkan Arema FC, Cornelli memang menjadi incaran banyak klub. Setelah rehat satu tahun, pelatih asal Brasil itu kini menangani Timnas Putri Malaysia.

Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) pada awalnya mengetahui pendekatan Madura United dan bahkan memberikan izin sementara. Namun menjelang finalisasi, FAM tiba-tiba menarik kembali persetujuan tersebut.

“FAM mengeluarkan surat terkait agenda turnamen tim wanita. Dalam kondisi tersebut, Joel Cornelli tidak mendapatkan izin untuk meninggalkan tim yang saat ini ia tangani,” jelas Annisa.

Padahal, Madura United hanya meminta “menyewa” jasa Cornelli hingga akhir musim. Tetapi cuti khusus tersebut tetap tidak dikabulkan.

Bukan hanya Cornelli yang gagal didatangkan. Madura United sejatinya telah menyiapkan beberapa alternatif, termasuk pelatih dari Eropa dan Amerika Selatan. Namun situasi geopolitik di Timur Tengah membuat perjalanan internasional menjadi tidak realistis.

Tidak tinggal diam, manajemen Madura United juga menelisik pelatih-pelatih yang tersedia di Asia. Namun belum ada kandidat yang benar-benar cocok untuk kebutuhan Madura United saat ini.

Di tengah situasi yang mendesak, kabarnya kini muncul dua nama yang mulai dipertimbangkan adalah Angel Alfredo Vera dan Gomes de Oliveira, dua mantan pelatih yang kebetulan tidak sedang menangani klub mana pun. Kendati demikian, keputusan final masih menunggu pembahasan internal.

“Kami memahami situasi ini bukan hal yang mudah, baik bagi tim maupun para suporter,” pungkas Annisa.

Kegagalan mendatangkan pelatih baru terjadi di tengah situasi genting. Madura United kini terbenam di zona merah, dengan menempati posisi ke-16 klasemen sementara.

Lulinha dan kolega kini mengoleksi 20 poin, jumlah yang sama dengan Persis Solo yang berada di batas bawah zona aman alias posisi ke-15.

× Image