Home > National

SJFC Rayakan 4 Tahun Kebersamaan, Jurnalis Gelar Charity dan Pertandingan di GBK

Perayaan HUT ke-4 SJFC tidak hanya diisi dengan pertandingan sepak bola, tetapi juga kegiatan sosial.
Image
Nizar Galang Editor : Nizar Galang
HUT SJFC yang keempat di Lapangan C, Komplek GBK, Jumat (6/3/2026). (Wiryanto/Skor.id)
HUT SJFC yang keempat di Lapangan C, Komplek GBK, Jumat (6/3/2026). (Wiryanto/Skor.id)

SKOR.id - Komunitas sepak bola jurnalis Seejontor FC (SJFC) merayakan hari ulang tahun (HUT) ke-4 dengan menggelar pertandingan persahabatan serta silaturahmi antaranggota di Lapangan Sepak Bola C Senayan, kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, Kamis (5/3/2026).

Kegiatan bertema Ramadan Fair Play, Peduli dan Berbagi itu menjadi momen mempererat kebersamaan para jurnalis dari berbagai media yang dipersatukan oleh kecintaan terhadap sepak bola.

Perayaan HUT ke-4 SJFC tidak hanya diisi dengan pertandingan sepak bola. Akan tetapi juga kegiatan sosial berupa pemberian santunan kepada anak yatim piatu dan pembagian 170 paket sembako kepada masyarakat yang membutuhkan.

Dukungan itu diberikan oleh Anggota DPR RI Komisi XI Wahyu Sanjaya. Selain itu, komunitas ini juga menerima wakaf Al-Qur’an dari salah satu stasiun televisi nasional, Garuda TV, sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan positif yang dilakukan para jurnalis tersebut.

Sejak berdiri, Seejontor FC dikenal sebagai komunitas yang menghimpun wartawan dari berbagai latar belakang desk liputan. Di tengah rutinitas kerja jurnalistik yang padat dan penuh tekanan, sepak bola menjadi ruang rekreasi sekaligus sarana memperkuat jejaring persahabatan di antara para jurnalis.

Ketua Umum SJFC, Harry Prasetya, mengatakan perjalanan empat tahun komunitas tersebut menjadi bukti bahwa solidaritas jurnalis tidak hanya terbangun di ruang redaksi, tetapi juga di lapangan hijau.

"Empat tahun bukan waktu yang singkat. Seejontor FC lahir dari semangat kebersamaan para jurnalis yang ingin tetap sehat, solid, dan menjaga silaturahmi lewat sepak bola," ujar Harry.

Harry berharap ke depan Seejontor FC dapat terus berkembang dengan memperluas jaringan, menggelar pertandingan persahabatan dengan berbagai komunitas, serta menjaga tradisi kebersamaan di kalangan jurnalis.

Selain itu, ia juga berharap kegiatan sosial seperti charity dan coaching clinic sepak bola usia dini dapat terus dilanjutkan sebagai kontribusi nyata komunitas terhadap perkembangan olahraga di Indonesia.

Masa jabatan Harry sebagai Ketua SeeJontor FC sudah selesai. Kini, tongkat estafet akan diteruskan oleh Randra yang merupakan jurnalis dari Detik.com .

Pada kesempatan yang sama, Direktur Umum Pusat Pengelolaan Komplek Gelora Bung Karno (PPKGBK), Hadi Sulistia, turut menghadiri peringatan HUT ke-4 Seejontor FC. Menurutnya, media memiliki peran penting sebagai jendela komunikasi GBK kepada publik.

"Dalam rangka mewujudkan visi kami, tagline yang diusung sederhana yaitu GBK untuk semua. Ini adalah ruang olahraga sekaligus paru-paru utama Jakarta yang harus ramah bagi semua kalangan, dari anak kecil hingga lansia, dari pedagang kecil hingga tokoh dan pemimpin dunia,” jelas Hadi.

Ia juga mengungkapkan PPKGBK bersama Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia tengah mempersiapkan penataan kawasan Blok 15 atau eks Hotel Sultan sebagai bagian dari upaya memperkuat visi pengembangan kawasan GBK.

"Di bulan yang mulia ini kami mohon dukungan dan kawalan semua pihak agar proses penataan aset ini berjalan kondusif, transparan, dan benar-benar untuk kepentingan publik,” kata Hadi.

Ia menegaskan bahwa proses transisi pengelolaan eks Hotel Sultan akan tetap mengedepankan aspek kemanusiaan dengan memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh karyawan, vendor, dan pelanggan.

Serta sebagaimana yang sebelumnya dilakukan saat transformasi Hotel Atlet Century menjadi Artotel Gelora Senayan serta perubahan JCC menjadi JICC.

"Kami dari GBK terus berupaya menambah fasilitas publik. Ke depan, kawasan ini diharapkan semakin berkembang menjadi ruang bersama untuk olahraga maupun kegiatan nonolahraga, mulai dari UMKM, pedagang kaki lima hingga berbagai kegiatan internasional,” pungkasnya.

× Image